Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Marc Marquez Bungkam Kegagalan Ducati dengan Strategi Cerdas di Brno

Marc Marquez Bungkam Kegagalan Ducati dengan Strategi Cerdas di Brno

GELUMPAI.ID – Sprint Race MotoGP Ceko 2025 di Brno jadi panggung cerdasnya Marc Marquez sekaligus panggung blunder buat Francesco Bagnaia.

Dalam kekacauan tekanan ban depan yang salah setel oleh tim Ducati, Marquez tetap keluar sebagai pemenang, sementara Bagnaia justru jadi bulan-bulanan rider lain.

Ducati Salah Setel Ban, Tapi Marquez Tetap Juara

Drama terjadi di Sprint Race Brno, Sabtu lalu. Ducati, yang sejatinya tampil mendominasi saat sesi kualifikasi, ternyata salah mengatur tekanan ban depan di dua motornya, milik Marquez dan Bagnaia.

Kurangnya data latihan di lintasan kering membuat tim asal Borgo Panigale itu salah hitung.

Efeknya langsung terasa. Kedua rider Ducati harus mengorbankan posisi di lintasan demi menaikkan suhu ban agar tekanannya sesuai regulasi, minimal 1.8 bar selama 70 persen dari total Sprint.

Bagnaia, yang start dari pole, jadi korban pertama. Di lap 5 dari total 10, ia sengaja melambat dan membiarkan Pedro Acosta menyusul.

Tapi, yang terjadi justru lebih parah, Bagnaia kehilangan ritme dan mulai disalip satu per satu.

Marquez: Main Cerdas, Tunggu Momen, Lalu Menang

Satu lap setelah Bagnaia, giliran Marquez yang mendapat peringatan tekanan ban.

Tapi alih-alih panik, rider 32 tahun itu langsung menempel ketat knalpot Acosta, memanfaatkan hawa panas dari motor KTM itu untuk menaikkan tekanan ban depan.

Strategi itu sukses besar. Marquez kembali merebut posisi terdepan di Tikungan 9 pada lap ke-9 dan menutup balapan sebagai pemenang dengan selisih 0.798 detik dari Acosta.

Laverty: “Pecco Kacau, Marquez Jenius”

Analis MotoGP, Michael Laverty, tak segan memuji kepintaran Marquez sekaligus mengkritik Bagnaia.

“Pecco benar-benar bikin berantakan. Harusnya dia langsung tempel rider depan seperti yang dilakukan Marc,” ujar Laverty di TNT Sports 2.

“Marc tahu caranya. Dia langsung ngekor, manfaatin panas knalpot Acosta untuk bantu ban depannya. Pas lihat lampu peringatan nyala, dia tahu nggak bisa menang dengan selisih besar. Tapi dia main pintar. Itu Marc banget,” ucapnya lagi.

Laman: 1 2