Table of Contents−
Sementara itu, Bagnaia yang awalnya berada di P2 akhirnya finish di posisi ketujuh, setelah disalip oleh Bastianini, Quartararo, Bezzecchi, dan Raul Fernandez secara beruntun.
Hodgson Murka: “Blunder Besar dari Ducati”
Eks rider dan komentator, Neil Hodgson, menyebut insiden ini sebagai “farce” alias kekonyolan besar dari Ducati.
“Salah satu kesalahan terbesar. Mereka salah setel tekanan ban depan… Saya sampai nggak bisa ngomong apa-apa. Ini benar-benar gila,” cetusnya di siaran TNT Sports 2.
Sementara Ducati mungkin ingin melupakan balapan ini secepatnya, Marc Marquez justru membuktikan bahwa pengalaman dan kecerdasan balap masih jadi senjata mematikan, bahkan di tengah kekacauan strategi tim.

