GELUMPAI.ID — Gelar juara dunia MotoGP kembali terasa terbuka lebar setelah Pecco Bagnaia mencuri momentum penting dari Marc Marquez di Texas.
Marquez yang dikenal sebagai “penguasa” sirkuit Austin justru harus keluar lintasan saat memimpin balapan.
Sementara itu, Bagnaia tampil konsisten dan akhirnya menyentuh garis finis lebih dulu.
Kemenangan ini membuat posisi Bagnaia di klasemen semakin mengancam para pesaingnya.
Putaran keempat kejuaraan akan berlangsung pekan depan di Qatar, lintasan yang lebih cocok untuk gaya balap Bagnaia.
Tahun lalu, Bagnaia tampil sebagai juara di Qatar, sementara Marquez hanya pernah menang sekali di sana dalam karier kelas premier-nya—itu pun 11 tahun silam.
“Kita sedang melihat ayunan momentum. Sebelum balapan ini, arah angin berada di pihak Marc,” ujar Sylvain Guintoli kepada TNT Sports di Texas.
“Membuat kesalahan menunjukkan bahwa dia bisa rapuh. Itu memberi Pecco keyakinan bahwa hal itu bisa terjadi—bahwa ‘Saya bisa mengalahkannya’,” lanjutnya.
“Itu besar, terutama karena terjadi di sini, di sirkuit tempat Marc sangat kuat,” katanya.
Sementara itu, Alex Marquez memimpin klasemen sementara setelah kembali finis di posisi kedua.
Ia kini unggul satu poin dari kakaknya, Marc Marquez.
Bagnaia berada di posisi ketiga, terpaut 12 poin dari puncak, tapi kini kembali bergairah jelang balapan di Qatar.
Pergantian arah terjadi di tengah kondisi trek yang sulit dan basah di Texas, ketika Marquez terpental setelah melibas kerb.
“Dia mengendarai motor di batasnya, dan sebenarnya dia tidak perlu seperti itu,” ujar Michael Laverty.
“Menurut saya, itu adalah kesalahan dari pihaknya.”
Laverty memuji strategi Marquez yang sempat mengubah motor di tengah balapan. “Itu langkah cerdas. Dia mengejutkan seluruh pembalap lain.”
Namun, kekacauan pun muncul. Maverick Vinales sempat turun dari motor, lalu berubah pikiran dan ingin kembali menggunakannya.
“Ketika Marc gagal mengaktifkan perangkat depan di awal, saya pikir dia sedang grogi,” ucap Laverty.
“Namun dia malah melaju, menciptakan jarak, dan terlalu percaya diri.”

