Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Mason Mount Sebut Chants “Never Gonna Stop” Jadi Mantra MU di Europa League

Mason Mount Sebut Chants “Never Gonna Stop” Jadi Mantra MU di Europa League

Gelandang Manchester United, Mason Mount, meyakini bahwa lirik nyanyian suporter yang terpampang di tifo banner Old Trafford saat kemenangan dramatis atas Olympique Lyon di perempat final Liga Europa kini telah menjadi definisi mentalitas skuad The Red Devils dalam melangkah maju. (cr/MU)

GELUMPAI.ID – Gelandang Manchester United, Mason Mount, meyakini bahwa lirik nyanyian suporter yang terpampang di tifo banner Old Trafford saat kemenangan dramatis atas Olympique Lyon di perempat final Liga Europa kini telah menjadi definisi mentalitas skuad The Red Devils dalam melangkah maju.

Menjelang laga leg pertama semifinal Liga Europa melawan Athletic Bilbao pada Kamis (2/5/2025) malam waktu setempat atau Jumat dini hari WIB, Mount menegaskan tantangan berat yang akan dihadapi timnya di markas tim Basque tersebut.

Namun, setelah keajaiban di menit-menit akhir saat meraih kemenangan 5-4 (agregat) atas Lyon di Old Trafford, menyusul hasil imbang 2-2 di Prancis, Mount yakin bahwa momen-momen spesial yang telah mengantarkan mereka hingga tahap ini akan menjadi inspirasi untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya.

“Laga melawan Lyon adalah malam yang spesial,” kenang Mount dalam wawancaranya dengan media klub.

“Itu adalah pertandingan yang akan saya ingat untuk waktu yang sangat lama. Bahkan mungkin sampai sekarang belum sepenuhnya terasa apa yang terjadi di akhir pertandingan! Itu adalah 10 menit yang gila, gila. Kami kebobolan penalti dan skor menjadi 4-2. Kami tertinggal 4-2 dan, menit berikutnya, saya sudah merayakan gol bersama para suporter – itu adalah pertandingan tergila!” kenangnya.

“Saya pikir kami semua menonton tayangan ulang gol itu selama sekitar dua hari berturut-turut! Kami hanya berkata, ini tidak bisa dipercaya. Itu membuat Anda merinding melihat perayaan dan kami semua berlari ke sudut lapangan itu.” tambahnya.

“Mengakhiri pertandingan seperti itu dan meraih kemenangan jelas sangat penting bagi kampanye kami, tetapi juga untuk membangun kebersamaan karena Anda tidak bisa memenangkan pertandingan seperti itu jika Anda tidak bersatu sebagai tim, dan saya pikir kami menunjukkan itu dengan berlimpah.” tuturnya.

Mengenai situasi tertinggal 2-4 melawan Lyon, Mount mengungkapkan ketenangan sang pelatih, Ruben Amorim. “Dia [Ruben Amorim] sangat tenang [saat skor 4-2]. Dia memberi kami pesan-pesan yang kami butuhkan untuk beradaptasi dengan permainan. Kami tahu memasuki babak tambahan waktu kedua bahwa kami akan memiliki banyak penguasaan bola dan mereka akan mencoba untuk bermain lebih dalam untuk bertahan di kotak penalti. Itulah situasinya, dan kemudian terserah kami untuk menciptakan peluang-peluang itu dan momen-momen ajaib itu.” jelasnya.

“Kobs [Kobbie Mainoo] mencetak gol, lalu gol dari H [Harry Maguire] tepat di akhir. Itulah momen-momen yang kami tahu ada dalam diri kami. Apa pun bisa terjadi. Kami tidak pernah menyerah dalam pertandingan. Kami tahu apa yang bisa kami lakukan, kami tahu apa yang bisa kami hasilkan.” katanya.

“Tujuan kami adalah memenangkan kompetisi ini dan kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mencapainya. Kami tahu dua pertandingan mendatang akan sulit melawan tim yang bagus, tetapi kami ingin menciptakan kembali momen-momen spesial itu di sini, dan tentu saja di pertandingan tandang terlebih dahulu. Ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa, kami semua menantikannya, dan itulah hal yang akan selalu kami katakan satu sama lain: ‘Never gonna stop’ (tidak akan pernah berhenti), karena ini tidak akan pernah berakhir.” tandasnya.

Dengan semangat pantang menyerah yang tercermin dalam chant suporter, Mason Mount dan rekan-rekan setimnya di Manchester United siap menghadapi tantangan Athletic Bilbao demi mewujudkan impian meraih trofi Liga Europa.

Laman: 1 2