GELUMPAI.ID — Yuki Tsunoda dibuat kagum oleh gaya balap Max Verstappen yang sanggup mengendalikan setup ekstrem di mobil Red Bull. Tsunoda bahkan menyebut kemampuan rekan setimnya itu sebagai sesuatu yang “luar biasa”.
Performa Verstappen kembali menggila di GP Suzuka. Ia tampil dominan dari pole position hingga menyentuh garis finis.
Di sisi lain, Tsunoda mengalami balapan debut yang sulit bersama Red Bull. Ia gagal menembus Q3 dan finis di luar sepuluh besar.
Padahal, awal akhir pekannya berjalan cukup positif. Tsunoda memulai dengan setup berbeda dari Verstappen.
Ia memilih downforce lebih besar dengan menggunakan rear wing yang lebih lebar. Sayangnya, strategi ini justru tidak bekerja maksimal.
Jelang GP Bahrain, Tsunoda mencoba setup penuh milik Verstappen dalam simulasi Red Bull. Hasilnya membuatnya cukup terkejut.
“Aku memang mencoba setup Max sepenuhnya dan jelas terasa sulit dikendalikan,” ucap Tsunoda seperti dikutip Motorsport.com.
“Dalam hal feeling saat berada di mobil, masih oke sih. Masih terlalu dini untuk bilang nyaman atau enggak. Tapi kurasa aku bisa mengatasi keseimbangan mobil yang selama ini bikin susah banyak pembalap,” lanjutnya.
Tsunoda mengungkap bahwa ia mengikuti arah pengaturan Max, bukan miliknya sendiri. “Sebenarnya kami menuju arah Max, bukan setup-ku, yang kupikir akan bagus. Mengejutkannya, aku bisa membalap cukup baik, jadi aku cukup senang sejauh ini.”
Setup yang dicoba di simulator ternyata sedikit berbeda dari setup di China. Fokusnya adalah menstabilkan bagian belakang mobil.
“Max juga cukup positif saat mencoba di simulator. Jadi akhirnya Max juga pakai setup itu di Suzuka dan aku suka arahnya. Tapi aku pilih versi yang lebih ekstrem, dan ternyata enggak berhasil.”
Menurut Tsunoda, setup yang dipakai Verstappen bukan seperti di China, yang fokus ke bagian depan. “Setup Max justru membantu bagian belakang, dan di simulator aku bisa merasakan betapa sulitnya. Luar biasa bagaimana dia bisa mengendalikan mobil dengan setup seperti itu.”
Sementara itu, Verstappen tetap tampil konsisten meski Red Bull bukan mobil tercepat musim ini. Ia hanya terpaut satu poin dari Lando Norris di puncak klasemen.

