GELUMPAI.ID — McLaren tampil dominan di awal musim Formula 1 2025. Mereka memenangi lima dari enam balapan pembuka.
Keunggulan McLaren terlihat dari manajemen ban yang luar biasa. Hal ini membuat mereka memimpin klasemen konstruktor dan pembalap.
Oscar Piastri dan Lando Norris mengamankan posisi satu-dua di Miami Grand Prix. George Russell dari Mercedes tertinggal jauh di posisi ketiga.
Red Bull mencurigai McLaren melanggar aturan dalam menjaga suhu ban. Mereka menyoroti rendahnya degradasi ban McLaren selama balapan.
Mengutip laman Crash, Toto Wolff yakin McLaren bermain sesuai aturan. Ia memuji integritas tim yang dipimpin Zak Brown.
“Saya tidak ragu bahwa tim ini mematuhi regulasi,” kata Wolff kepada media. “Mereka hanya melakukan pengembangan yang sangat baik.”
Wolff menilai McLaren memahami cara mengelola ban lebih baik. Ia menyebut keunggulan ini sepenuhnya sah.
Wolff juga menyindir sikap Red Bull yang menuduh tanpa bukti. “Jika ada yang lebih baik, jangan langsung bilang mereka curang,” ujarnya.
Menurut Wolff, tim harus fokus memperbaiki diri. Bukan melempar tuduhan tanpa dasar.
Zak Brown, bos McLaren, menanggapi tuduhan Red Bull. Ia menyebutnya sebagai tuduhan tidak berdasar.
“Botol air saya bertuliskan ‘tire water’ untuk menyindir isu ini,” kata Brown. “Tuduhan seperti ini hanya untuk mengalihkan perhatian.”
Brown mengusulkan proses protes yang lebih ketat. Tim harus mengajukan bukti resmi dan membayar denda.
“Jika tuduhan terbukti salah, itu harus memengaruhi batas biaya tim,” tegas Brown. “Ini akan menghentikan tuduhan sembrono.”
McLaren terus fokus pada performa di lintasan. Mereka menjaga keunggulan di klasemen.

