GELUMPAI.ID — Lando Norris gagal memanfaatkan peluang di lap pembuka Miami Grand Prix. Ia tersingkir dari jalur saat bersaing dengan Max Verstappen.
Verstappen start dari pole, namun melebar di Tikungan 1. Norris coba menyalip, tapi justru keluar lintasan.
Akibatnya, Norris jatuh ke posisi keenam. Peluang meraih kemenangan pertamanya sejak Australia pun sirna.
Insiden itu diselidiki steward, namun tak ada hukuman. Norris akhirnya finis kedua setelah menyalip Verstappen.
Bos McLaren, Andrea Stella, menilai Norris kurang sabar. Mobil McLaren sangat cepat di Miami.
“Dengan melihat ke belakang, Lando seharusnya mengalah di tikungan satu-dua,” kata Stella. “Ia bisa menjaga posisi kedua.”
Stella yakin Norris bisa menyalip Verstappen dengan mudah. Kecepatan mobil mereka unggul jauh.
“Lando terlalu terburu-buru,” ujarnya. “Kesabaran sedikit akan membantunya.”
Mengutip laman Crash, Norris kembali bersaing sengit di lap 17. Ia melebar di Tikungan 11 saat menyalip Verstappen.
Norris terpaksa mengembalikan posisi. Baru di lap berikutnya ia berhasil mengamankan posisi kedua.
Oscar Piastri lebih mulus saat menyalip Verstappen. Ia mengambil alih pimpinan balapan di lap 14.
Piastri unggul delapan detik di depan. Norris tak mampu mengejarnya setelah melewati Verstappen.
Stella tak melihat perbedaan besar dalam pendekatan Norris dan Piastri. Keduanya sama-sama agresif.
“Lando hanya kalah beberapa sentimeter di tikungan 11,” ungkap Stella. “Itu soal waktu dan jarak.”
Kerugian besar Norris terjadi saat mengembalikan posisi. Ini menghambat usahanya mengejar Piastri.
“Saya tak melihat perbedaan dalam ketepatan atau determinasi keduanya,” tegasnya.
McLaren mendominasi dengan finis satu-dua. Mereka unggul 35 detik atas George Russell.
Norris harus belajar lebih sabar di balapan berikutnya. Kesempatan menang masih terbuka lebar.

