News
Beranda » News » Media Korea Utara Soroti Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol: “Pernyataan yang Penuh Kebohongan”

Media Korea Utara Soroti Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol: “Pernyataan yang Penuh Kebohongan”

GELUMPAI.ID – Media Korea Utara, KCNA, memberikan perhatian terhadap isu politik besar di Korea Selatan. Pada Senin (16/12), mereka melaporkan keputusan parlemen Korea Selatan yang memakzulkan Presiden Yoon Suk Yeol melalui pemungutan suara pada Sabtu (14/12).

Pemakzulan ini menyusul keputusan kontroversial Yoon untuk memberlakukan darurat militer pada 3 Desember lalu, yang sempat memicu krisis besar di negara itu. KCNA, dalam pemberitaannya, menyebut pernyataan publik Yoon pada 12 Desember sebagai “pernyataan pers yang penuh kebohongan dan keras kepala.”

Dilansir dari Reuters, KCNA juga menyoroti aksi demonstrasi di depan gedung parlemen Korea Selatan yang menyerukan pemakzulan Yoon. Selain itu, media tersebut mencatat laporan media setempat mengenai penangguhan beberapa pejabat militer dan polisi Korea Selatan yang sedang diselidiki terkait krisis ini.

Imbauan untuk Stabilitas dari Menteri Pertahanan

Setelah pemungutan suara pemakzulan, Menteri Pertahanan sementara Korea Selatan, Kim Seon-ho, meminta militer untuk tetap waspada. Ia memerintahkan para komandan untuk segera menstabilkan kendali atas pasukan mereka guna menjaga kesiapan nasional di tengah situasi politik yang tidak menentu.

Dimensi Internasional: Korea Utara dan Ukraina

Dalam laporan yang sama, KCNA juga menyinggung konflik di Ukraina. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, menyatakan bahwa Rusia kini menggunakan pasukan Korea Utara dalam jumlah signifikan untuk menyerang pasukan Ukraina di wilayah Kursk, Rusia. Ini menjadi pertama kalinya isu keterlibatan pasukan Korea Utara dalam konflik internasional diangkat secara resmi oleh pemimpin Ukraina.


Tetap pantau kabar terbaru seputar situasi politik di Korea Selatan hanya di GELUMPAI.ID. Apakah pemakzulan ini akan membawa perubahan besar di Semenanjung Korea?