Teknologi
Beranda » Teknologi » Meghan Markle Ungkap Kondisi Langka Usai Melahirkan

Meghan Markle Ungkap Kondisi Langka Usai Melahirkan

GELUMPAI.ID — Meghan Markle blak-blakan soal pengalaman traumatisnya usai melahirkan dalam episode perdana podcast terbarunya, Confessions of a Female Founder.

Dalam obrolannya, Meghan mengungkap dirinya sempat mengalami postpartum preeklamsia, kondisi langka yang terjadi setelah persalinan.

Kondisi ini ditandai tekanan darah tinggi dan kelebihan protein dalam urin. Jika tak ditangani, bisa menyebabkan kejang hingga komplikasi serius.

“Ini sangat langka dan sangat menakutkan, dan kamu masih harus mengatur banyak hal sementara dunia tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi dalam diam,” ujar Meghan.

Ia melanjutkan, “Dalam diam, kamu tetap mencoba hadir untuk orang-orang, dan terutama untuk anak-anakmu. Tapi itu semua adalah masalah medis yang besar.”

Tamu dalam podcast tersebut, Whitney Wolfe Herd, pendiri Bumble, juga pernah mengalami hal serupa. Ia menyebut preeklamsia pascapersalinan sebagai kondisi yang bisa jadi soal hidup dan mati.

Meghan tidak menyebut secara pasti apakah kondisi itu dialaminya saat melahirkan Archie atau Lilibet.

Namun Herd mengenang momen saat Meghan muncul di hadapan publik untuk memperkenalkan Archie ke dunia.

“Aku waktu itu sedang menjadi atau akan menjadi ibu baru dan aku berpikir, ‘Ya Tuhan, bagaimana wanita ini bisa melakukannya?’” kata Herd.

“Bagaimana dia bisa memakai sepatu hak tinggi, tampil rapi, dan mengenalkan anaknya ke seluruh dunia?” lanjutnya.

“Aku bahkan tidak bisa menghadapi kurir makanan yang mengantar ke rumah. Aku hanya ingin berteriak, ‘Jangan lihat aku! Taruh saja di ujung jalan!’”

Podcast Confessions of a Female Founder merupakan proyek terbaru Meghan usai serial With Love, Meghan di Netflix dan peluncuran brand As Ever.

Podcast ini diproduksi oleh Lemonada Media dan akan menampilkan obrolan dengan para pendiri perempuan lainnya. Total ada delapan episode yang dirilis setiap minggu.

Meghan menandatangani kesepakatan dengan Lemonada tahun lalu, setelah kontrak eksklusifnya bersama Pangeran Harry dengan Spotify berakhir pada pertengahan 2023.

Laman: 1 2