GELUMPAI.ID — Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengancam akan menjatuhkan pemerintahan PM Benjamin Netanyahu. Ancaman itu dilayangkan jika militer tidak menduduki Gaza secara penuh.
Dilansir dari Middle East Monitor, politisi sayap kanan ekstrem itu menyatakan Netanyahu “bertanggung jawab penuh” atas perang di Gaza.
“Luncurkan operasi militer, duduki Gaza, dan bentuk pemerintahan sementara – atau kabinet ini tidak pantas ada,” tegasnya.
Smotrich juga membela kebijakan kontroversialnya melarang bantuan kemanusiaan masuk Gaza. Ia bentrok dengan kepala staf militer Eyal Zamir soal penyaluran bantuan.
“Jika kalian tidak mampu, kami akan cari yang mampu,” ujar Smotrich dalam rapat Kabinet Keamanan Israel, Rabu (23/4) malam.
Sejak 2 Maret, Israel menutup semua pintu masuk Gaza meski laporan kelaparan terus bermunculan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari otoritas kesehatan setempat, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 51.300 warga Palestina sejak Oktober 2023. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.
Mengutip laman Middle East Monitor, Mahkamah Pidana Internasional telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menhan Yoav Gallant. Mereka dituduh melakukan kejahatan perang dan kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional. Serangan terbaru mereka pada 18 Maret memutus gencatan senjata yang berlaku sejak 19 Januari.
Smotrich dikenal sebagai politisi ultra-nasionalis yang kerap membuat pernyataan provokatif. Ancaman terbarunya ini memperlihatkan perpecahan serius di tubuh kabinet Netanyahu.

