GELUMPAI.ID — Honda mengakui mesin prototipe baru mereka belum memenuhi ekspektasi di Jerez. Performa di lintasan tak sesuai hasil uji dyno.
Mesin ini diuji Aleix Espargaro sebagai wild-card di Grand Prix Spanyol. Joan Mir kemudian mencobanya pada tes hari Senin.
Luca Marini fokus mengembangkan sasis. Mir menyebut mesin baru memberi sedikit peningkatan tenaga dan akselerasi.
“Kami belum menemukan hasil yang diharapkan dari dyno,” kata manajer tim HRC, Alberto Puig, kepada MotoGP.com.
Puig menegaskan investigasi lebih lanjut diperlukan. “Ada sesuatu yang masih kurang,” ujarnya.
Espargaro finis ke-14 sebelum mendapat penalti tekanan ban. Ia juga meragukan dampak mesin baru di Jerez.
“Jerez bukan lintasan ideal untuk uji mesin. Kecepatan bukan kunci di sini,” ungkap Puig.
Dikutip dari CRASH, pengembangan RC213V mencakup semua aspek. Getaran atau chatter jadi masalah utama.
“Kami uji semua: mesin, sasis, semua area,” kata Puig.
Tim penguji Honda sangat aktif. Aleix Espargaro, Takaaki Nakagami, dan Stefan Bradl terlibat penuh.
“Getaran adalah masalah besar saat ini. Kami harus cari penyebabnya,” jelas Puig.
Honda kini turun ke peringkat empat klasemen konstruktor. Mereka tertinggal dari Yamaha dan KTM.
Johann Zarco, pembalap LCR, memimpin Honda di peringkat tujuh kejuaraan dunia. Luca Marini berada di posisi 12.
Joan Mir, meski cepat di kualifikasi, hanya di urutan 18. Ia kesulitan meraih hasil bagus di balapan.
Pembalap rookie Somkiat Chantra belum mencetak poin. Perjuangan Honda terus berlanjut menuju MotoGP Prancis.

