GELUMPAI.ID – Marco Bezzecchi jadi pahlawan tak terduga bagi Aprilia di MotoGP 2025 berkat kemenangannya yang mengejutkan di Grand Prix Inggris.
Sayangnya, hasil positif itu tak berlanjut di GP Aragon. Setelah hanya mampu start dari posisi ke-20, hasil balapan terasa seperti peluang besar yang terbuang, terlebih melihat potensi motor Aprilia sepanjang akhir pekan itu.
Meski demikian, Bezzecchi tetap menunjukkan performa solid. Ia mampu merangkak dari posisi ke-20 ke posisi kedelapan dalam dua balapan berturut-turut, yang membuktikan bahwa kecepatan balapnya tetap konsisten.
Silverstone Jadi Titik Balik Aprilia, Tantangan Sebenarnya Dimulai
Kemenangan di Silverstone seolah menjadi titik balik Aprilia musim ini. Apabila mereka bisa menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin mereka jadi penantang lima besar di sisa musim.
Namun, Bezzecchi mengakui sempat melakukan kesalahan di Aragon yang berujung pada insiden kecelakaan.
Hal itu pula yang membuatnya harus memulai balapan dari posisi 20 setelah sesi kualifikasi yang buruk.
Performa Bezzecchi akhir-akhir ini juga jadi semacam pengalihan perhatian dari kabar buruk soal Jorge Martin yang memutuskan hengkang dari Aprilia mulai musim 2026.
Di mana, keputusan tersebut sempat membuat atmosfer tim kurang kondusif di awal musim.

