GELUMPAI.ID — Arsenal bersiap menghadapi Paris Saint-Germain di leg kedua perempat final Liga Champions. Mereka harus membalikkan defisit 1-0 dari leg pertama di London.
Laga ini digelar di Parc des Princes, Rabu malam. Arsenal kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Gabriel, Kai Havertz, dan Jorginho.
Thomas Partey kembali memperkuat skuad. Pelatih Mikel Arteta tetap optimistis meski tantangan berat menanti.
Arteta meyakini kualitas timnya mampu bersaing. Ia meminta pemainnya berjuang mati-matian untuk mencapai final.
Mengutip laman GOAL, Arsenal belum pernah juara Liga Champions. Final terakhir mereka terjadi pada 2006.
“Semangat, merinding, ingin hari itu tiba, dan tahu peluang ke final Liga Champions ada. Saat sampai di titik ini, kalian harus rela berkorban sepenuhnya,” ujar Arteta kepada ESPN.
Mengenang leg pertama, Arteta menyoroti banyaknya pemain absen. Namun, ia bangga dengan semangat timnya.
“Saya melihat Tomiyasu, Calafiori, Gabriel, Havertz, Jesus, Partey, Jorginho absen. Tapi tim tetap fight, itu bikin saya merinding,” katanya.
Arteta menilai hasil leg pertama ditentukan oleh margin kecil. Ia yakin timnya bisa membalikkan keadaan.
“Pertandingan itu sangat tipis bedanya. Saya sangat optimistis,” tuturnya.
Arsenal menghadapi laga krusial melawan PSG. Kemenangan akan membawa mereka selangkah lebih dekat ke final.
Kegagalan bisa berarti kekecewaan lain di pentas Eropa. Tekad Arteta menjadi kunci bagi The Gunners.
Semangat juang pemain akan diuji di laga ini. Arsenal berharap bisa menciptakan kejutan di Paris.

