News
Beranda » News » Militer Israel Butuh Rp42 Triliun untuk Perang Gaza

Militer Israel Butuh Rp42 Triliun untuk Perang Gaza

GELUMPAI.ID — Angkatan Darat Israel mengajukan permintaan dana tambahan senilai 10 miliar shekel (Rp42 triliun). Dana ini akan digunakan untuk melanjutkan dan memperluas operasi militer di Gaza.

Dilansir dari Middle East Monitor, surat kabar Yedioth Ahronoth mengungkap rencana perluasan perang ini akan mencakup pendudukan 40% wilayah Gaza. Tujuannya mengamankan pemukiman ilegal Israel di sekitar Gaza.

“Pembaruan perang setelah gencatan senjata membutuhkan biaya signifikan,” tulis laporan tersebut.

Kementerian Pertahanan Israel disebut kaget dengan besaran permintaan dana ini.

Seorang pejabat tinggi Kementerian Keuangan yang tidak disebutkan namanya menyatakan keberatan.

“Tidak masuk akal mengalokasikan 10 miliar shekel lagi untuk anggaran pertahanan yang sudah membengkak,” ujarnya.

Mengutip laman Middle East Monitor, sumber pemerintah mengungkapkan kekhawatiran.

“Tidak terbayang menambah Rp42 triliun lagi ke anggaran pertahanan yang sudah Rp835 triliun,” kata pejabat tersebut.

Bank Israel memperkirakan total biaya perang Gaza hingga akhir 2024 mencapai 250 miliar shekel (Rp1.050 triliun). Angka ini termasuk biaya keamanan langsung dan kerugian ekonomi.

Berdasarkan data terbaru, serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan dan melukai lebih dari 168.000 warga Palestina. Mayoritas korban adalah anak-anak dan perempuan, dengan lebih dari 11.000 orang masih dinyatakan hilang.

Seperti yang dilaporkan oleh Middle East Monitor, permintaan dana ini memicu perdebatan sengit di internal pemerintah Israel. Opsi menaikkan pajak warga mulai dipertimbangkan untuk menutup biaya perang.