GELUMPAI.ID – Masa depan Jack Miller di MotoGP sempat diragukan setelah musim panas tahun lalu. Namun, pemanggilan dari tim Pramac menjadi titik balik kariernya. Miller akan bergabung dengan tim asal Italia itu, yang kini mendapat dukungan pabrik dari Yamaha, di tengah ketidakpastian masa depan.
“Aku tak punya apa-apa. Ponselku tidak berbunyi. Aku bisa saja pulang lebih awal,” ujar Miller dengan jujur tentang situasi sulitnya. “Kami berusaha keras untuk tetap bertahan di MotoGP dan, seperti yang ku katakan, itu tidak terlihat baik untuk waktu yang lama,” tambahnya, mengungkapkan betapa tegangnya situasi tersebut.
Namun, berkat kesempatan itu, dia pun menyatakan kesiapan untuk kembali ke jalur kemenangan. “Aku sangat termotivasi, sangat ingin mengambil kesempatan ini dan mencoba membuatnya jadi sesuatu yang hebat,” ujar Miller. “Aku merasa masih punya banyak potensi yang belum maksimal, dan ini kesempatan untuk reset, bahkan hampir membangun kembali karirku.”
Karier grand prix Miller memang penuh dengan tantangan, mengingat ia sempat mengalami masa-masa sulit di 125cc. Meskipun begitu, ia tak pernah menyerah begitu saja. “Aku sangat beruntung,” ucap Miller, mengenang perjalanan karirnya yang kini sudah hampir sepuluh tahun di MotoGP.
Musim keduanya bersama Red Bull KTM menjadi periode sulit lainnya dengan posisi 14 di klasemen dan hasil terbaik di posisi kelima dalam balapan. Namun, bagi Miller, yang terpenting adalah tak pernah menyerah. “Aku selalu berusaha keras dan mencoba mendapatkan yang terbaik dari diriku,” ungkapnya.
Kini, Miller beralih ke Yamaha, yang menurutnya juga berusaha keras untuk kembali kompetitif. Meski mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir, ia yakin tim garpu tala ini akan bangkit. “Mereka bekerja sangat keras untuk mengejar ketertinggalan,” kata Miller, menilai Yamaha tengah berusaha maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik meskipun ada aturan baru tentang ride-height devices dan aero.
Miller juga tak ketinggalan memberikan pujian kepada rekan-rekannya di Ducati yang berhasil mengembangkan ride-height devices dan aerodinamika untuk meningkatkan performa mereka. “Bila mereka bisa mengaturnya, itu fenomenal,” puji Miller tentang evolusi teknologi di MotoGP.

