GELUMPAI.ID — Legenda F1 Juan Pablo Montoya memperingatkan Liam Lawson bisa kehilangan kursi Racing Bulls akibat performa buruk beruntun.
Lawson didepak Red Bull setelah hanya dua balapan di 2025.
Ia kembali ke Racing Bulls untuk memulihkan performanya.
Namun, Lawson kesulitan bersinar di tim satelit Red Bull.
Rekan setim rookie Isack Hadjar terus mengunggulinya.
Program junior Red Bull memiliki bintang muda Arvid Lindblad.
Pembalap 18 tahun itu berada di peringkat ketujuh Formula 2.
Menurut CRASH, Lindblad mengancam posisi Lawson.
Montoya memprediksi Red Bull mungkin mengganti Lawson dengan Lindblad.
“Jika Liam tidak membaik, saya tak akan kaget jika mereka memasukkan Lindblad,” kata Montoya kepada AS.
“Jujur, Liam sudah diberi lampu hijau tahun lalu,” tambahnya.
Kegagalan di Red Bull merusak kepercayaan diri Lawson.
Montoya yakin Lawson butuh dukungan psikologis untuk pulih.
Alpine pernah mengganti pembalap di tengah musim.
Franco Colapinto menggantikan Jack Doohan setelah Miami.
Kursi Alpine untuk Colapinto hanya dijamin lima balapan.
Montoya melihat Red Bull bisa mengikuti pendekatan tegas Alpine.
“Jika dia tidak segera pulih, Red Bull pasti akan mencari opsi lain,” ujar Montoya.
Sejarah Red Bull menunjukkan tindakan cepat jika Lawson gagal.
Masa depan Lawson di F1 bergantung pada perbaikan cepat.

