GELUMPAI.ID — Pemerintah Palestina menyatakan “kekhawatiran ekstrem” atas ancaman yang beredar di kalangan organisasi pemukim Israel untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsa.
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina pada hari Sabtu memperingatkan adanya ajakan dari organisasi pemukim Israel di media sosial berbahasa Ibrani untuk menyerang dan meruntuhkan masjid tersebut serta membangun sebuah kuil di lokasi yang sama.
Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki adalah situs tersuci ketiga dalam Islam dan simbol identitas Palestina.
Meskipun dikelola oleh Yordania, akses ke situs ini diawasi oleh tentara Israel.
Masjid ini juga dianggap penting oleh umat Yahudi yang meyakini bahwa lokasi ini adalah tempat Kuil Pertama dan Kedua, yang terakhir dihancurkan oleh Romawi pada 70 Masehi.
Pekan ini, sebuah video yang dihasilkan oleh Al beredar di platform sosial media, menampilkan penghancuran Masjid Al-Aqsa dan pembangunan “Kuil Ketiga” dengan judul “Next Year in Jerusalem”.
Dalam pernyataannya yang dipublikasikan di X, kementerian mengatakan bahwa postingan di media sosial tersebut merupakan “hasutan sistematis untuk meningkatkan penargetan situs-situs suci Kristen dan Islam di Yerusalem yang diduduki”.
“Kementerian mendesak komunitas internasional dan lembaga-lembaga PBB yang relevan untuk menangani hasutan ini dengan serius, dan mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan hukum internasional,” tambahnya.
Sumber: Al-Jazeera

