GELUMPAI.ID — Museum Palestina AS bakal buka cabang internasional pertamanya di Edinburgh, Skotlandia. Ini akan menjadi museum pertama di Eropa yang khusus memamerkan seni kontemporer Palestina.
Pembukaan resmi dijadwalkan pada 17 Mei, bertepatan dengan peringatan ke-77 Nakba. Peristiwa bersejarah itu menandai pengusiran hampir satu juta warga Palestina dari tanah mereka.
Dilansir dari Middle East Monitor, cabang baru ini bertujuan memperkuat suara Palestina melalui ekspresi seni.
“Tak ada hari tanpa kabar pembatalan pameran dan acara budaya Palestina,” kata Faisal Saleh, Direktur Eksekutif Palestine Museum US. “Kami butuh tempat permanen yang tidak bisa dibatalkan.”
Lokasinya di 13A Dundas Street, Edinburgh, dipilih karena kawasan itu dikenal sebagai pusat seni terbaik di kota. “Kami akan berada di lingkungan yang tepat,” tambah Saleh.
Sebelum pembukaan, acara penggalangan dana akan digelar pada 1 Mei. Acara itu menampilkan pertunjukan musik, puisi, dan seni performens Palestina.
Seniman Palestina-Amerika ternama Samia Halaby akan hadir bersama sejumlah nama besar lainnya. Soprano internasional Zeina Barhoum akan membuka acara dengan pertunjukan musik.
Cabang Edinburgh ini menjadi tonggak penting bagi perluasan institusi budaya Palestina di dunia. Museum induk di Woodbridge, Connecticut, AS, selama ini aktif mempromosikan narasi Palestina melalui seni.
Museum Skotlandia akan menampilkan program pameran dan acara yang terus berganti. Tujuannya, menjadi pusat pertemuan bagi seniman, akademisi, dan penikmat seni Palestina.
Kehadiran museum ini diharapkan bisa memperkuat pemahaman global tentang identitas, pengasingan, dan warisan budaya Palestina.

