Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Napoli Gagal Jinakkan Genoa di Kandang, Puncak Klasemen Serie A Semakin Terancam

Napoli Gagal Jinakkan Genoa di Kandang, Puncak Klasemen Serie A Semakin Terancam

Napoli gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang setelah dua kali menyia-nyiakan keunggulan untuk bermain imbang 2-2 melawan Genoa. (cr/Getty)

GELUMPAI.ID Napoli gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang setelah dua kali menyia-nyiakan keunggulan untuk bermain imbang 2-2 melawan Genoa. Gol dari Romelu Lukaku dan Giacomo Raspadori tidak cukup untuk mengamankan tiga poin, sehingga keunggulan mereka di puncak klasemen dari Inter Milan kini terpangkas menjadi hanya satu poin.

Partenopei merasa berada di ambang kemenangan, terutama setelah mengetahui hasil Inter Milan yang menang di kandang Torino sebelum mereka turun ke lapangan. Alessandro Buongiorno dan Juan Jesus masih absen, dengan David Neres hanya fit untuk duduk di bangku cadangan. Namun, Stanislav Lobotka memaksakan diri untuk bermain sejak awal meskipun mengalami keseleo pergelangan kaki. Matias Olivera kembali dipilih sebagai bek tengah dadakan menggantikan Rafa Marin.

Genoa datang ke laga ini dengan catatan tiga kekalahan beruntun, kehilangan Ruslan Malinovskyi, Fabio Miretti, Mario Balotelli, Maxwel Cornet, Caleb Ekuban, Alan Matturro, dan Morten Thorsby yang terkena skorsing, sehingga Benjamin Siegrist menjalani debutnya di Serie A. Matteo Politano melepaskan tembakan kaki kiri melengkung yang hanya melebar tipis dari tepi kotak penalti, sementara tendangan salto akrobatik Scott McTominay melambung di atas mistar gawang.

Keputusan memainkan Lobotka yang berisiko tinggi ternyata tidak membuahkan hasil. Pergelangan kakinya hanya bertahan selama 13 menit sebelum ia tertatih-tatih keluar lapangan dan digantikan oleh Billy Gilmour.

Namun, Napoli berhasil membuka skor beberapa saat kemudian. McTominay mengirimkan umpan terobosan yang sempurna kepada Romelu Lukaku, yang berhasil melepaskan diri dari kawalan Johan Vasquez dan melepaskan tembakan mendatar ke sudut jauh gawang dari jarak tujuh yard. Siegrist menepis tendangan Giacomo Raspadori dari sudut sulit ke atas mistar gawang, sementara Vitinha gagal menjangkau bola liar Junior Messias yang melintas di depan gawang.

Genoa nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-30. Sundulan Andrea Pinamonti memanfaatkan tendangan bebas Vitinha membentur bagian atas mistar gawang, dengan Alex Meret sudah tak berdaya.

Itu hanyalah peringatan, karena beberapa saat kemudian Grifone berhasil menyamakan kedudukan. Tendangan bebas Vitinha kembali gagal diantisipasi dengan baik, sehingga sundulan Honest Ahanor memanfaatkan umpan silang Messias membentur tiang dan memantul mengenai tubuh Meret sebelum masuk ke gawang. Lukaku langsung menguji ketangguhan Siegrist setelah babak kedua dimulai, sementara Raspadori memanfaatkan bola liar untuk menguji reflek kaki sang kiper di tiang dekat.

Siegrist sedikit beruntung saat mengamankan bola tap-in Andre Frank Zambo Anguissa dari jarak enam yard memanfaatkan umpan tarik Giovanni Di Lorenzo, dengan bantuan blok dari Johan Vasquez.

Napoli kembali memulihkan keunggulan ketika McTominay melakukan penetrasi di sisi kiri dan memberikan umpan terobosan kepada Raspadori. Sang penyerang mengontrol bola dengan sentuhan pertama kaki kanan yang penting, sebelum melepaskan tembakan kaki kiri keras ke tiang dekat. Tendangan keras McTominay kemudian ditepis keluar oleh Siegrist, sementara Amir Rrahmani melakukan intersep krusial untuk mencegah Pinamonti menyambut umpan silang Brooke Norton-Cuffy.

Namun, drama belum usai. Aaron Martin mengirimkan umpan silang dari sisi kiri yang disambut sundulan tinggi Johan Vasquez untuk menyamakan kedudukan bagi Genoa.

Tembakan keras kaki kiri Politano berhasil ditepis ke atas mistar gawang oleh Siegrist, namun di masa injury time, sundulan Philip Billing memanfaatkan umpan silang David Neres melebar dari tiang jauh gawang dari jarak enam yard.

Laman: 1 2