GELUMPAI.ID – Newcastle United semakin dekat dengan tiket Liga Champions musim depan setelah meraih kemenangan krusial atas 10 pemain Chelsea di St James’ Park. The Magpies dan Chelsea memulai hari dengan poin yang sama, 63, namun Newcastle mendapatkan start sempurna ketika gol jarak dekat Sandro Tonali membawa mereka unggul saat laga baru berjalan 112 detik.
Tugas tim tamu semakin berat ketika striker Nicolas Jackson diusir keluar lapangan menjelang turun minum karena melakukan pelanggaran keras dengan sikunya terhadap bek Newcastle, Sven Botman.
Manajer Chelsea, Enzo Maresca, melakukan penyesuaian taktik dengan memainkan Cole Palmer sebagai false nine, yang berhasil membangkitkan semangat Chelsea di babak kedua. Kiper Newcastle, Nick Pope, melakukan dua penyelamatan gemilang dari peluang Marc Cucurella dan Enzo Fernandez. Reece James juga menyia-nyiakan peluang emas lainnya untuk Chelsea.
Namun, Newcastle mampu bertahan dan memastikan tiga poin berharga di masa injury time ketika tendangan Bruno Guimaraes berbelok arah setelah mengenai Malo Gusto dan melambung melewati kiper Robert Sanchez.
Kemenangan ini disambut suka cita oleh Newcastle, sementara kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Chelsea. Mereka kini harus menghadapi Manchester United di kandang sebelum lawatan yang berpotensi menentukan ke Nottingham Forest, tim lain yang juga mengejar tiket Liga Champions, di laga terakhir musim ini.
Newcastle, yang kini naik ke posisi ketiga klasemen, akan bertandang ke markas Arsenal yang berada di posisi kedua sebelum menutup musim di kandang melawan Everton. Perayaan setelah peluit akhir berbunyi menggambarkan betapa pentingnya kemenangan ini bagi Newcastle dan manajer Eddie Howe dalam upaya mereka mengakhiri musim yang luar biasa.
Mereka telah mengamankan trofi domestik mayor pertama mereka sejak 1955 – dan gelar pertama dalam bentuk apa pun sejak Piala Pameran Antar Kota 1969 – ketika mengalahkan Liverpool di final Piala Carabao di Wembley pada bulan Maret.
Dan kini, setelah kemenangan sengit melawan Chelsea yang menjadi rival mereka dalam perebutan tempat di Liga Champions, Newcastle berada di posisi yang sangat baik untuk kembali ke kompetisi elit Eropa musim depan. Mereka akan bertandang ke Arsenal sebelum menjamu Everton di pertandingan terakhir musim ini, dengan momentum krusial yang didapat setelah selamat dari tekanan di babak kedua untuk mengalahkan Chelsea.
Tonali membantu timnya melakukan start cepat seperti biasanya di Tyneside, tetapi jalannya pertandingan berubah setelah kartu merah Jackson dan penyesuaian taktik dari Maresca. Kecemasan di antara para suporter Newcastle terasa ketika Chelsea mulai mengendalikan permainan, tetapi Newcastle menemukan pahlawan dalam diri kiper Pope, yang beberapa kali melakukan penyelamatan penting, dan bek jangkung Dan Burn, yang tampil kokoh di lini belakang.
Kelegaan besar terasa ketika kemenangan akhirnya diamankan setelah Guimaraes mencetak gol kedua yang memastikan tiga poin. Newcastle kini hanya perlu menyelesaikan pekerjaan mereka – dan mereka merasa berada di posisi ideal untuk melakukannya. Chelsea sudah menghadapi tugas berat di kandang Newcastle yang penuh tekanan, dan tindakan indisipliner Jackson yang berujung kartu merah ketika mereka tertinggal 1-0 semakin mempersulit tugas mereka.
Hanya Jackson yang bisa menjelaskan apa yang ada di pikirannya ketika ia melayangkan sikunya ke arah Botman. Wasit John Brooks tidak punya pilihan lain selain memberikan kartu merah setelah melihat tayangan ulang dari video assistant referee (VAR).
Ironisnya, The Blues justru tampil lebih baik di babak kedua setelah Palmer dipindahkan ke posisi false nine, tetapi Maresca tetap harus mengatasi kekurangan jumlah pemain yang membatasi opsinya. Chelsea sebenarnya bisa saja meraih satu poin.
Namun, kini mereka tertinggal tiga poin dari Newcastle dengan hanya dua pertandingan tersisa, dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengamankan tempat di Liga Champions yang bisa menentukan banyak masa depan di Stamford Bridge. Sundulan James di menit-menit akhir yang melambung di atas mistar gawang dari jarak dekat akan menjadi penyesalan lain, terutama karena gol kedua Newcastle tercipta beberapa saat kemudian.
Chelsea dan Maresca kini menghadapi akhir musim yang menegangkan dalam upaya mereka untuk kembali ke kompetisi tertinggi Eropa.

