Bisnis & Ekonomi News
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Nissan dan Honda Negosiasi Kerja Sama, Tapi Tak Ada Rencana Merger

Nissan dan Honda Negosiasi Kerja Sama, Tapi Tak Ada Rencana Merger

El CEO de Nissan Makoto Uchida, izquierda, el CEO de Honda Toshihiro Mibe, centro, y el CEO de Mitsubishi Motors, Takao Kato, derecha, llegan a la conferencia de prensa en Tokio el 23 de diciembre del 2024. (AP foto/Eugene Hoshiko)

Pada awal bulan ini, Nissan melakukan perombakan manajemen, dengan CEO mereka, Makoto Uchida, yang rela memangkas gajinya sebesar 50% sebagai bentuk tanggung jawab atas masalah keuangan perusahaan tersebut.

Uchida mengatakan bahwa Nissan perlu menjadi lebih efisien dan lebih responsif terhadap perubahan selera pasar, kenaikan biaya, dan perubahan global lainnya.

Sementara itu, Honda melaporkan bahwa keuntungan mereka merosot hampir 20% pada paruh pertama tahun fiskal April-Maret dibandingkan dengan tahun sebelumnya, seiring dengan penurunan penjualan di China.

Kehadiran produsen mobil asal China semakin mengguncang industri otomotif di saat produsen otomotif tengah berjuang untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.

Toyota memproduksi 11,5 juta kendaraan pada 2023, sementara Honda memproduksi 4,2 juta dan Nissan sebanyak 3,4 juta. Mitsubishi Motors menghasilkan lebih dari 1 juta kendaraan. Meskipun ada kemungkinan merger, Toyota tetap akan menjadi produsen otomotif terbesar di Jepang.

Laman: 1 2