GELUMPAI.ID – Perubahan mentalitas yang jelas terlihat dari Lando Norris di musim 2024, kata mantan pembalap IndyCar James Hinchcliffe.
Musim 2024 menjadi tahun yang menentukan bagi Norris, dengan empat kemenangan untuk McLaren yang akhirnya membawa tim meraih gelar konstruktur pertama mereka dalam lebih dari 25 tahun. Namun, meski meraih pencapaian besar, peluang Norris untuk meraih gelar pembalap tetap terhambat.
Max Verstappen meraih tujuh kemenangan dalam sepuluh balapan pertama, sementara Norris dan McLaren harus menyesali sejumlah kesalahan, terutama dalam hal strategi, yang membuat Verstappen tetap unggul jauh di klasemen.
Norris perlahan mendekati Verstappen, hingga kemenangan bersejarah dari posisi 17 pada Grand Prix Sao Paulo yang seakan menutup harapan Norris untuk menantang gelar juara.
Namun, meskipun mengalami pasang surut, Norris terlihat lebih tenang dan tidak terlalu keras pada dirinya sendiri pada paruh kedua musim 2024. Hinchcliffe menilai perubahan signifikan pada sikap Norris.
“Jika kamu lihat bagaimana Lando berbicara tentang dirinya di paruh pertama musim, dan bagaimana dia berbicara di paruh kedua, sangat terlihat perbedaannya,” kata Hinchcliffe di podcast The Red Flags.
“Setiap atlet tentu sangat keras pada dirinya sendiri. Lando sempat sangat keras terhadap dirinya di awal musim, tetapi di paruh kedua, kamu tidak lagi mendengar itu.”
“Bahkan ketika hari-harinya tidak berjalan sempurna, dia tidak lagi mengkritik dirinya secara berlebihan. Ketika Oscar Piastri terlempar keluar pada tikungan pertama, dan Charles Leclerc naik dari posisi 19 ke 8 pada lap pertama, tiba-tiba saja pertarungan konstruktor jadi hidup kembali. Lando tidak boleh membuat kesalahan lagi. Kalau dia kehilangan satu posisi ke Carlos Sainz, maka mereka kehilangan gelar.”
Can Norris Win the F1 Title in 2025?
Norris diprediksi akan menjadi favorit di musim 2025, melihat performa McLaren yang menonjol di akhir musim 2024. McLaren mampu menghadirkan mobil dengan konsistensi terbaik di berbagai jenis trek.

