GELUMPAI.ID – Nottingham Forest menjaga asa untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas West Ham United di London Stadium, Minggu (18/5) malam WIB. Laga yang diwarnai blunder kiper, kontroversi VAR, dan tambahan waktu super panjang ini menjadi ujian mental yang berhasil dilewati The Tricky Trees.
Gol pembuka Forest hadir di menit ke-11 akibat kesalahan fatal kiper West Ham, Alphonse Areola. Niat Areola mengumpan bola ke Guido Rodriguez di tepi kotak penalti justru berbuah petaka, karena bola berhasil direbut dengan sigap oleh Morgan Gibbs-White yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong melompong.
Keunggulan Forest bertambah di babak kedua melalui gol yang sempat menimbulkan perdebatan. Tendangan bebas Anthony Elanga tampak mengenai punggung Nicola Milenkovic sebelum meluncur deras ke gawang. Wasit sempat berkonsultasi dengan VAR selama kurang lebih enam menit sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut, memicu sorakanBoo dari para pendukung tuan rumah.
Namun, West Ham pantang menyerah. Empat menit jelang waktu normal berakhir, Jarrod Bowen memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui tendangan voli spektakuler usai memanfaatkan kesalahan antisipasi dari bek Forest, Morato. Gol ini membangkitkan semangat juang The Hammers dan menciptakan atmosfer menegangkan di sisa pertandingan.
Drama mencapai puncaknya di masa injury time yang mencapai 16 menit! Di tengah tekanan gencar West Ham, kiper Forest, Matz Sels, tampil gemilang dengan menepis sundulan berbahaya dari Niclas Fullkrug. Ketegangan semakin memuncak dengan keributan antar pemain di kotak penalti yang berujung pada beberapa kartu kuning. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk keunggulan Nottingham Forest tetap bertahan.
Kemenangan krusial ini menempatkan Nottingham Forest di posisi ketujuh klasemen sementara. Mereka hanya terpaut satu poin dari tiga tim di atasnya (Newcastle, Chelsea, dan Aston Villa) yang menghuni zona Liga Champions, dan bahkan memiliki selisih gol yang sama dengan Manchester City di posisi keenam. Dengan satu pertandingan tersisa melawan Chelsea di kandang, Forest memiliki peluang realistis untuk mengamankan tempat di kompetisi elit Eropa musim depan, asalkan mampu meraih kemenangan dan hasil pertandingan tim lain menguntungkan mereka.
Laga ini juga menjadi momen emosional bagi Forest, menjadi pertandingan pertama mereka setelah striker andalan, Taiwo Awoniyi, menjalani operasi darurat akibat cedera saat berbenturan dengan tiang gawang pekan lalu. Sebagai bentuk dukungan, para pemain Forest melakukan pemanasan dengan mengenakan kaos khusus bertuliskan nama dan nomor punggung Awoniyi, serta pesan penyemangat. Gibbs-White pun melakukan selebrasi gol dengan mengangkat jersey Awoniyi dan menciumnya.
Di sisi lain, kekalahan ini semakin memperburuk catatan West Ham musim ini. Meskipun mampu memberikan perlawanan di akhir pertandingan, mereka harus mengakui keunggulan Forest dan kini terpuruk di posisi ke-15 klasemen. Tekanan semakin besar bagi manajer Graham Potter untuk melakukan perombakan signifikan di musim depan. Laga ini juga menjadi laga kandang terakhir bagi dua pemain senior West Ham, Aaron Cresswell dan Coufal, yang sayangnya harus diwarnai dengan kartu kuning bagi Coufal akibat protes berlebihan kepada asisten wasit.
Meskipun West Ham mengakhiri pertandingan dengan baik dan menunjukkan semangat juang, kekalahan ini semakin memperpanjang catatan buruk mereka di musim ini. Para suporter West Ham pun tampak frustrasi, terlihat dari banyaknya kursi kosong di London Stadium. Musim ini tampaknya menjadi musim yang ingin segera dilupakan oleh para penggemar The Hammers.

