GELUMPAI.ID – Warga Lingkungan Sukadana 1, Kelurahan Kasemen, mengungkap alasan penolakan warga terhadap rencana relokasi ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).
Menurut mereka, kondisi Rusunawa kurang layak untuk ditempati dan tidak ramah terhadap lanjut usia (Lansia).
Demikian disampaikan oleh Nanang, salah satu warga Sukadana 1, dalam audiensi yang bersama DPRD Kota Serang pada Rabu 21 Mei 2025.
Usai audienasi, ia mengatakan bahwa pihaknya enggan menerima rencana relokasi warga terdampak penggusuran ke Rusunawa.
“Rusun kan di atas, kami banyak lansia, banyak anak-anak. Fasilitas di sana kurang,” ujarnya.
Ia menuturkan, Rusunawa memiliki 10 lantai dan saat menaikinya, harus dilakukan secara manual dengan menaiki anak tangga.
Hal ini yang menurutnya akan menjadi kendala, dikarenakan banyaknya warga lansia yang turut direlokasi.
“Yang namanya tangga 10 lantai, gimana jalannya. Warga kami lansia ada lah kisaran 60 orang,” terangnya.
Ia pun bersama beberapa warga lainnya sempat mengecek kondisi Rusunawa beberapa waktu dekat ini.
Hasilnya, dinding-dinding yang ada di Rusunawa, merembes.
Bahkan, lebih parahnya adanya rembesan itu adalah air yang berasal dari toilet.
“Dinding itu, masih banyak yang bocor. Kalau buang air kecil, itu rembes, bocor,” tandasnya.

