GELUMPAI.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan agar pendidikan pasar modal diperkenalkan sejak usia dini, termasuk di tingkat sekolah dasar (SD).
Usulan ini mendapatkan sambutan positif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiki, menyebutkan bahwa negara-negara anggota Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), seperti Australia, Austria, Belgia, Kanada, Chili, Kolombia, dan Kosta Rika, telah memasukkan edukasi keuangan dalam kurikulum sekolah.
“Itu (kurikulum) bagus dong, nah kita sedang berupaya. Jadi, kita sudah sering kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, tapi harapan kita masuk ke dalam kurikulum sekolah dari SMP, SMA, kuliah juga. Jangan hanya fakultas ekonomi bisnis, mereka sudah pasti mengerti, tapi dari semua fakultas,” ujar Kiki dikutip dari LambeTurah.co.id pada Jumat (3/1/2025).
Kiki juga berharap OJK bekerja sama dengan kementerian terkait untuk segera menerapkan kurikulum tersebut dan dapat mulai dilaksanakan tahun ini.
“Kita siap sih, kurikulum itu kita sudah ada materi-materi sangat siap. Dan kita kemarin ada koordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk menyusun kurikulum, tapi kapan dimasukkannya secara resmi itu kita belum tahu,” tandasnya.

