Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Omar Berrada Tegaskan Manchester United Harus Cermat di Bursa Transfer

Omar Berrada Tegaskan Manchester United Harus Cermat di Bursa Transfer

Chief Executive Manchester United, Omar Berrada, memperingatkan bahwa klub harus "berhati-hati" di bursa transfer musim panas ini setelah gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Chief Executive Manchester United, Omar Berrada, memperingatkan bahwa klub harus “berhati-hati” di bursa transfer musim panas ini setelah gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Meski demikian, Berrada menegaskan bahwa kepala perekrutan Jason Wilcox dan pelatih kepala Ruben Amorim telah membahas target-target transfer selama berbulan-bulan.

Ia juga optimistis klub dapat “mengeksekusi” strategi untuk membantu mengembalikan tim ke papan atas Liga Primer.Manchester United sendiri diperkirakan akan menuntaskan kesepakatan senilai £62,5 juta (sekitar Rp 1,29 triliun) dengan Wolves untuk penyerang bintang Matheus Cunha sebelum jendela transfer resmi dibuka pada hari Minggu (2 Juni).

Namun, sejumlah kepergian pemain bergaji tinggi juga diharapkan terjadi untuk mendanai perombakan besar-besaran skuad. Seminggu setelah kekalahan menyakitkan di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur di Bilbao, Berrada mengakui bahwa musim ini merupakan “musim yang sulit” di Old Trafford.

“Kami sedang menjalani transformasi di dalam dan di luar lapangan. Kami harus mengambil beberapa keputusan yang sangat sulit untuk benar-benar menempatkan klub di tempat terbaik untuk masa depan,” kata Berrada kepada MUTV dalam tur pasca-musim kontroversial klub di Kuala Lumpur.

“Penggemar kami sangat mendukung dan sabar dalam proses ini. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih dan sekarang tugas kami adalah fokus pada masa depan dan belajar dari apa yang terjadi musim ini, meningkatkan diri, dan terus berambisi untuk kembali ke puncak lagi,” tuturnya.

Berrada kemudian ditanya tentang jendela transfer dan menambahkan, “Saya tidak bisa berbicara tentang hal-hal spesifik, tetapi saya dapat mengatakan kami telah merencanakan selama berbulan-bulan sekarang. Kami siap untuk semua skenario yang berbeda. Sekarang kami tahu apa yang perlu kami lakukan,” lanjutnya.

“Kami memiliki gagasan yang sangat jelas tentang di mana kami perlu berinvestasi dalam skuad untuk ditingkatkan. Jason, timnya, dan Ruben telah berbicara selama berbulan-bulan. Sekarang ini adalah masalah mengeksekusi rencana itu dan melakukannya dengan cara yang bijaksana tetapi pada saat yang sama dengan ambisi,” ungkapnya.

Amorim sendiri telah meminta maaf kepada para penggemar United setelah pertandingan terakhir Liga Primer akhir pekan lalu melawan Aston Villa.

“Ruben berbicara dengan sangat baik pada hari Minggu. Dia benar bahwa masa lalu adalah masa lalu. Penting untuk belajar. Sekarang kita perlu tetap bersama, tetap bersatu. Pemilik sangat mendukung dalam tahun transisi ini,” ujarnya.

“Sekarang kami perlu bekerja sangat keras dan melakukan semua yang kami bisa untuk membawa klub kembali ke puncak dan saya sangat gembira dengan apa yang akan datang. Kami perlu bekerja sangat keras sebagai satu kesatuan, sebagai klub, dan saya yakin hari-hari baik akan kembali,” pungkasnya.