GELUMPAI.ID – Perusahaan di balik ChatGPT, OpenAI, memberikan kesempatan kepada para karyawan untuk menjual saham senilai sekitar $1,5 miliar dalam penawaran tender baru kepada SoftBank Group Jepang. Informasi ini dilansir dari dua sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, sebagaimana diberitakan pada Rabu (27/11).
CEO SoftBank, Masayoshi Son, yang dikenal sebagai miliarder dengan visi ambisius, terus menunjukkan ketertarikannya untuk memiliki saham lebih besar di OpenAI. Sebelumnya, ia telah berinvestasi dalam putaran pendanaan terakhir perusahaan tersebut. Menurut laporan CNBC, yang pertama kali memuat kabar ini, Son tak henti mencari peluang untuk memperkuat pengaruhnya di sektor kecerdasan buatan (AI).
Microsoft, yang turut menjadi salah satu pendukung utama OpenAI, turut andil dalam mengukuhkan nilai perusahaan ini. Dilaporkan, OpenAI berhasil mengumpulkan dana sebesar $500 juta dari konglomerat Jepang tersebut pada Oktober lalu. Pendanaan ini merupakan bagian dari putaran penggalangan dana senilai $6,6 miliar, yang menetapkan valuasi perusahaan di angka fantastis $157 miliar.
Keputusan Hingga Akhir Tahun
Dikutip dari laporan Reuters, karyawan OpenAI memiliki waktu hingga 24 Desember untuk memutuskan apakah mereka akan ikut serta dalam penawaran tender saham ini. Salah satu sumber mengungkapkan bahwa harga penawaran saham sejalan dengan valuasi terakhir perusahaan. Investasi tersebut akan didanai melalui Vision Fund 2 milik SoftBank, sesuai informasi dari sumber lainnya.
Namun, baik SoftBank maupun OpenAI belum memberikan komentar resmi terkait kesepakatan ini.
Fokus Besar SoftBank pada AI
Dilansir dari CNBC, Masayoshi Son memang telah memfokuskan konglomeratnya pada teknologi AI. Selain mengambil bagian di OpenAI, ia juga melakukan akuisisi terhadap startup chip asal Inggris, Graphcore. Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Son mengungkapkan bahwa dirinya tengah “menabung untuk langkah besar berikutnya,” meskipun belum memberikan rincian lebih lanjut tentang rencana investasinya.
Popularitas ChatGPT yang Melejit
Sejak peluncuran ChatGPT, OpenAI terus mencuri perhatian dunia dengan produk inovatifnya. Dilaporkan, platform ini telah menarik lebih dari 250 juta pengguna aktif mingguan, menciptakan gelombang antusiasme global terhadap teknologi berbasis kecerdasan buatan.

