Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Oscar Piastri Dinilai Sudah Masuk ke Pikiran Lando Norris oleh Juan Pablo Montoya

Oscar Piastri Dinilai Sudah Masuk ke Pikiran Lando Norris oleh Juan Pablo Montoya

GELUMPAI.ID – Mantan bintang Formula 1, Juan Pablo Montoya, menilai penurunan performa Lando Norris belakangan ini disebabkan oleh rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, yang “sudah masuk ke dalam pikirannya.”

Mengutip laman CRASH, Norris memulai tantangan gelarnya dengan kemenangan gemilang dari start hingga finish di Australia dalam kondisi cuaca campuran. Namun, sejumlah kesalahan sejak saat itu membuat Piastri unggul 10 poin dalam klasemen.

GP Arab Saudi bulan ini menjadi gambaran jelas perbedaan nasib kedua pebalap McLaren itu. Norris mengalami kecelakaan saat kualifikasi dan hanya bisa finis keempat setelah start dari posisi ke-10, sementara Piastri meraih kemenangan ketiganya musim ini dengan balapan yang relatif mudah.

Montoya percaya perubahan dinamika di McLaren membuat Piastri menjadi favorit baru juara dunia 2025, meski pebalap Australia itu memiliki pengalaman lebih sedikit dibanding Norris.

“Betul, Oscar Piastri sudah masuk ke dalam kepala Lando Norris,” kata Montoya dikutip dari GrandPrix247. “Lando menginginkan lebih dari yang bisa dia capai saat ini.”

“Saya rasa seseorang perlu mendukung Lando dan berkata, ‘Berhenti lihat Oscar. Fokus saja pada dirimu.’ Di akhir pekan itu, dia bilang merasa bingung dan seperti belum pernah mengendarai mobil F1 sebelumnya. Lalu dia membuat kesalahan.”

Montoya menambahkan, “Yang jelas terlihat adalah tekanan dari Oscar membuat Lando melakukan kesalahan. Jika Lando bisa tetap fokus pada keahliannya tanpa memikirkan Oscar, saya yakin dia bisa mengalahkannya dengan mudah.”

Montoya juga menilai Norris harus menerima bahwa jarak antara dirinya dan Piastri akan tetap tipis, tapi dia masih bisa unggul dalam perebutan gelar.

“Masalahnya, Oscar terlalu dekat dengannya,” jelas Montoya. “Lando ingin punya jarak dua atau tiga per sepuluh detik agar bisa santai.”

“Kalau dia punya jarak itu, dia bisa mendorong dengan nyaman karena tahu ada bantalan. Tapi kalau bantalan itu tidak ada, dia malah mencoba menciptakan bantalan yang sebenarnya tidak perlu.”

Laman: 1 2