Bisnis & Ekonomi News
Beranda » News » Pabrik Kemasan Aseptik Pertama di Indonesia Resmi Berdiri di Kabupaten Serang

Pabrik Kemasan Aseptik Pertama di Indonesia Resmi Berdiri di Kabupaten Serang

GELUMPAI.ID – Kabupaten Serang kembali jadi sorotan dalam peta investasi nasional usai diresmikannya pabrik PT Lamipak Indonesia oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, pada Jumat, 1 Agustus 2025. Berlokasi di Jalan Raya Jakarta, Kecamatan Cikande, pabrik ini disebut sebagai yang pertama di Indonesia yang memproduksi kemasan aseptik.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, turut hadir dalam peresmian bersama Ketua DPRD dan Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, menyambut baik kehadiran industri baru ini di wilayahnya.

“Hari ini saya bersama Pak Ketua DPRD, Kepala Disnakertrans hadir disini dalam rangka menyambut baik kehadiran PT Lamipak Indonesia. Tentunya dengan kehadiran Lamipak ini sebagai pertumbuhan (perekonomian) di bidang industri. Kita harus dukung adanya pabrik ini,” ujarnya.

Ratu Zakiyah juga membeberkan bahwa PT Lamipak Indonesia saat ini mempekerjakan 450 orang, dengan 100 di antaranya berasal dari Kabupaten Serang.

Namun, ia memahami rendahnya serapan tenaga kerja lokal karena tingginya penggunaan mesin berteknologi canggih di pabrik tersebut.

“Kenapa sedikit? Ternyata di pabrik ini mereka sudah menggunakan teknologi mesin, semua sudah menggunakan teknologi canggih. Artinya (untuk produksi) dikerjakan oleh mesin-mesin canggih itu, jadi tidak membutuhkan banyak tenaga kerja,” katanya.

Meski begitu, Ratu Zakiyah menegaskan bahwa dukungan Pemkab Serang terhadap industri tidak hanya untuk PT Lamipak, tetapi untuk semua industri, terutama yang beroperasi di wilayah Serang Timur.

”Kita harus menciptakan iklim investasi yang baik, sehingga nanti banyak investor yang mau berinvestasi di Kabupaten Serang yang memang kita butuhkan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, turut menyoroti proporsi tenaga kerja lokal di pabrik tersebut.

Menurutnya, sejumlah tenaga kerja lokal di PT Lamipak ini cukup banyak pekerja yang berasal dari wilayah Kabupaten Serang.

“Dari 450 orang, 45 persen di antaranya warga Banten. Kemudian 50 persen dari 45 persen itu merupakan warga Kabupaten Serang. Kami berharap jika ada kebutuhan tenaga-tenaga yang bukan kualifikasi operator mesin bisa diprioritaskan warga Kabupaten Serang,” ungkapnya.

Laman: 1 2