News
Beranda » News » Pasar Saham AS Kembali Anjlok, Media & Teknologi Babak Belur

Pasar Saham AS Kembali Anjlok, Media & Teknologi Babak Belur

GELUMPAI.ID — Setelah sempat naik sehari sebelumnya, pasar saham Amerika Serikat kembali babak belur pada Kamis akibat kekhawatiran atas tarif impor yang diusulkan oleh mantan Presiden Donald Trump.

Saham-saham media yang sempat pulih pada Rabu, kembali melemah tajam.

Penurunan terjadi setelah Trump mengumumkan jeda 90 hari untuk tarif impor dari negara-negara non-retaliasi. Namun, ia juga menetapkan lonjakan pajak sebesar 125% untuk barang-barang yang diimpor dari Tiongkok.

Kabar itu sempat memicu lonjakan harga saham pada hari Rabu, tapi tidak bertahan lama.

Pada Kamis, sejumlah saham perusahaan hiburan dan teknologi terjungkal di lantai bursa.

Saham Disney ditutup di angka $85,23 atau turun 6,8%.

Warner Bros. Discovery lebih parah, anjlok 12,5% ke level $8,10.

Netflix merosot 2,6% menjadi $921,17 per lembar.

Comcast terkoreksi 4,3% ke $33,68. Paramount Global ikut melemah 2% ke $10,92.

Amazon pun kehilangan 5% nilainya, menjadi $181,22.

Sektor teknologi juga ikut terpukul keras.

Apple turun 4,2%, Meta jatuh 6,7%, dan Alphabet kehilangan 3,5%.

Nvidia mengalami koreksi tajam 5,9%. Microsoft turun 2,3%, sedangkan Roku anjlok 7,2%.

Indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi, ditutup melemah 4,31%.

S&P 500 turun 3,46%, sementara Dow Jones Industrial Average terpangkas 1.014 poin atau sekitar 2,5%.

Padahal sehari sebelumnya, Dow Jones sempat melonjak hingga 8%, mencetak rekor lompatan harian terbesar sejak Maret 2020.

Nasdaq pun sempat melesat 12%, tertinggi sejak 2001, dan S&P 500 naik 9,5% — kenaikan terbesar sejak krisis keuangan 2008.

Namun, euforia itu hanya berlangsung sekejap.

Sumber: Variety