GELUMPAI.ID – Manajer Manchester United, Ruben Amorim, dikabarkan melakukan perjalanan rahasia ke Monako untuk mengadakan pertemuan darurat dengan jajaran petinggi klub tak lama setelah kekalahan timnya dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa. Kekalahan 0-1 di Bilbao tersebut tidak hanya menggagalkan ambisi Manchester United untuk lolos ke Liga Champions, tetapi juga memperumit rencana rekrutmen pemain di bursa transfer musim panas.
Musim domestik Manchester United yang buruk, di mana mereka hanya finis di posisi ke-15 Liga Primer Inggris setelah kemenangan kontroversial 2-0 atas Aston Villa di hari terakhir, membuat klub sangat berharap pada Liga Europa sebagai pelipur lara. Namun, gol tunggal Brennan Johnson menjadi pukulan telak bagi kondisi finansial klub yang sedang goyah. Ini juga menempatkan Amorim dalam posisi sulit untuk meyakinkan target transfer agar bergabung.
Menyikapi situasi ini, Manchester United secara tegas menyatakan akan mempertimbangkan tawaran untuk pemain-pemain yang tampil di bawah standar. Sementara itu, skuad telah bertolak ke Malaysia untuk menjalani serangkaian pertandingan persahabatan pasca-musim yang menguntungkan secara finansial.
Namun, penerbangan pertama setelah final Liga Europa bukan untuk para pemain, melainkan untuk Amorim. Ia terbang ke Monako pada Jumat (23/5) untuk menghadiri pertemuan penting dengan para pemilik dan eksekutif klub. Menurut laporan The Athletic, pertemuan yang biasanya diadakan setiap bulan di markas besar INEOS (perusahaan milik Sir Jim Ratcliffe, salah satu pemilik klub) itu tidak biasa dihadiri oleh manajer.
Meski demikian, Amorim dilaporkan telah menerima dukungan dari Sir Jim Ratcliffe dan para petinggi klub lainnya. Namun, tekanan terhadapnya semakin meningkat mengingat awal yang buruk sejak ia mengambil alih kemudi, dengan hanya meraih 16 kemenangan dari 42 pertandingan yang dipimpinnya.
Sebelum keberangkatannya ke Monako, dan setelah kekalahan di final Liga Europa, Amorim sempat menyatakan kesediaannya untuk mundur tanpa kompensasi. “Saya tidak punya apa-apa untuk ditunjukkan kepada para penggemar, jadi saat ini ini sedikit tentang kepercayaan,” kata Amorim.
“Jadi mari kita lihat. Saya selalu terbuka. Jika dewan dan penggemar merasa saya bukan orang yang tepat, saya akan pergi keesokan harinya, tanpa pembicaraan tentang kompensasi. Tapi saya tidak akan mundur. Saya masih sangat percaya diri dengan pekerjaan saya dan, seperti yang Anda lihat, saya tidak akan mengubah apa pun dalam cara saya melakukan sesuatu. Saya selalu sangat jujur,” tandasnya.

