News
Beranda » News » PATTIRO Banten Soroti Pembiayaan Naik 74 Kali Lipat di Tengah Pendapatan Turun, APBD Tahun 2025 Dinilai Tak Realistis

PATTIRO Banten Soroti Pembiayaan Naik 74 Kali Lipat di Tengah Pendapatan Turun, APBD Tahun 2025 Dinilai Tak Realistis

ILUSTRASI

“Lonjakan pembiayaan ini adalah sinyal kegagalan perencanaan anggaran dan lemahnya kontrol fiskal di internal Pemprov. Risikonya jelas: belanja program prioritas menjadi tidak tepat sasaran, SiLPA membengkak tanpa manfaat, dan masyarakat kembali dikorbankan akibat perencanaan keuangan yang asal-asalan,” tandas Bella.

Atas kondisi tersebut, PATTIRO Banten mendesak sejumlah langkah tegas antara lain

  1. DPRD Provinsi Banten segera memanggil TAPD untuk menjelaskan lonjakan pembiayaan ini secara terbuka di forum publik.
  2. BPK dan BPKP melakukan audit investigatif terhadap pos pembiayaan dalam APBD 2025.
  3. Pemprov Banten membuka data sumber pembiayaan sebesar Rp305 miliar secara rinci.
  4. Penyusunan APBD Perubahan 2025 dilakukan secara partisipatif, transparan, dan berbasis realisasi keuangan aktual, bukan proyeksi yang mengada-ada.
  5. Bapenda mengungkap kepada publik nilai koreksi yang sama dengan temuan pendapatan hoax Rp1,2 triliun.

Laman: 1 2