GELUMPAI.ID — Marc Marquez ragu apakah komponen yang diuji di Jerez akan digunakan di MotoGP Prancis 2025. Pembalap Ducati ini ingin bangkit di Le Mans.
Marquez hanya terpaut satu poin dari kakaknya, Alex Marquez. Ia memimpin klasemen MotoGP saat ini.
Dua kecelakaan fatal menahan langkah Marquez. Ia jatuh saat memimpin di Amerika dan gagal skor di Spanyol.
Tes Jerez usai balapan Spanyol jadi peluang. Marquez mencoba perbaikan pada motor GP25.
“Kami harus hati-hati dengan yang dicoba,” ujar Marquez.
Ia fokus pada rasa bagian depan motor. Marquez juga uji swingarm lama.
“Ducati fokus pada detail kecil,” katanya.
Mengutip laman CRASH, Marquez puncaki timesheet tes Jerez. Hasil ini jadi modal lawan rival.
“Semua yang dicoba mencapai target,” ungkap Marquez.
Ia merasa nyaman dengan motor dasar. “Kami masukkan detail kecil,” tuturnya.
Marquez belum putuskan pakai komponen baru. “Kami lihat apakah dipakai di balapan berikutnya,” candanya.
Le Mans jadi panggung penting. Marquez ingin hapus memori buruk di Spanyol.
Alex Marquez menang di Spanyol. Kecelakaan adiknya membuka jalan kemenangan.
Rekan setim, Francesco Bagnaia, masih kompetitif. Ia tertinggal 20 poin dari puncak klasemen.
Davide Tardozzi puji kerja sama Marquez dan Bagnaia. Keduanya kembangkan motor Ducati.
“Tes Jerez untuk pertahankan feeling,” kata Marquez.
Ia coba pengaturan kecil untuk masa depan. “Kecepatan ada, saya harus hindari kesalahan,” tegasnya.
Marquez akui kesulitan di poin yang sama. Tes Jerez beri kejelasan kebutuhan motor.
Le Mans akan uji konsistensi Marquez. Ia bertekad kejar gelar juara dunia.

