Bola & Sports
Beranda » Pelatih Fiorentina Akui Real Betis Lebih Beruntung di Momen Krusial

Pelatih Fiorentina Akui Real Betis Lebih Beruntung di Momen Krusial

Pelatih Fiorentina, Raffaele Palladino, tak dapat menyembunyikan rasa kecewa mendalam setelah timnya gagal melaju ke final Conference League. (cr/uefa.com)

GELUMPAI.ID Pelatih Fiorentina, Raffaele Palladino, tak dapat menyembunyikan rasa kecewa mendalam setelah timnya gagal melaju ke final Conference League. Ia mengakui Real Betis memiliki kualitas pemain yang lebih baik sehingga mampu menyingkirkan La Viola.

“Pertandingan ini meninggalkan rasa kekecewaan yang mendalam bagi kami. Kami benar-benar ingin mencapai final, tetapi kami menghadapi tim yang penuh dengan pemain berkualitas,” ujar Palladino kepada UEFA.

Mengenai jalannya pertandingan, Palladino menjelaskan, “Mereka membuka skor dengan tendangan bebas brilian dari Antony, tetapi kami bangkit kembali dengan dua gol dan mengendalikan permainan di babak kedua. Kami bahkan memiliki peluang untuk mencetak gol ketiga dan kemudian di babak tambahan waktu, dalam apa yang mungkin menjadi periode terbaik kami, kami kebobolan gol yang mungkin bisa kami hindari. Tetapi tim memberikan segalanya dan saya tidak memiliki kritik terhadap para pemain saya,” tuturnya.

Palladino juga menyoroti peran keberuntungan dan momen-momen kunci dalam pertandingan. “Keberuntungan adalah bagian dari sepak bola dan saya pikir momen-momen kunci malam ini membuat perbedaan. Kami memainkan pertandingan yang hebat, tetapi sayangnya itu tidak cukup. Saya bangga dengan para pemain saya, meskipun pada akhirnya kami kekurangan percikan yang bisa membawa kami lebih jauh,” jelasnya.

Sementara itu, pemain sayap Fiorentina yang mencetak dua gol di laga tersebut, Robin Gosens, juga merasakan kekecewaan mendalam. Ia berharap kekalahan ini bisa menjadi motivasi bagi timnya untuk tampil lebih baik di sisa laga liga demi mengamankan tiket kembali ke kompetisi Eropa.

“Tidak setiap hari Anda mencetak dua gol di semifinal, namun saya di sini, merasa sedih, karena saya tahu itu tidak cukup. Saya harap ini menjadi motivasi bagi kami untuk bermain baik di beberapa pertandingan liga terakhir karena itulah satu-satunya cara kami kembali ke Eropa. Kami harus menemukan energi positif,” kata Gosens kepada UEFA.

Gosens juga menganalisis jalannya babak tambahan waktu yang menjadi penentu kekalahan timnya. “Sulit untuk menganalisis pertandingan malam ini. Ketika Anda masuk ke babak tambahan waktu, seringkali hal-hal kecil yang menentukan pertandingan; hanya satu momen dan permainan bisa berpihak pada Anda atau melawan Anda. Mereka mencetak gol mudah dari umpan panjang, kami lelah dan mereka memanfaatkannya. Sayang sekali karena kami berharap bisa memberikan final lain kepada para penggemar kami,” pungkasnya.

Laman: 1 2