GELUMPAI.ID — Pembangunan sirkuit Formula 1 baru di Madrid akan dimulai bulan ini, menjelang Grand Prix perdana yang akan digelar di ibu kota Spanyol pada 2026.
Penyelenggara mengharapkan sirkuit yang akan dibangun di sekitar pusat konvensi IFEMA Madrid ini siap pada Mei 2026.
Kontrak pembangunan telah diberikan kepada sebuah usaha patungan yang terdiri dari ACCIONA (60%) dan Eiffage Construcción (40%) dengan nilai €83,2 juta, lebih rendah dari anggaran awal sebesar €110 juta.
ACCIONA sebelumnya terlibat dalam pembangunan Sirkuit Motorland Aragon di Alcaniz, sementara Eiffage melakukan pekerjaan perbaikan di Jerez dan Carmona.
Kedua perusahaan ini tidak hanya bertanggung jawab atas pembangunan sirkuit Madrid yang diberi nama Madring, tetapi juga akan memasang dan membongkar struktur sementara serta mengembalikan jalan umum ke kondisi semula.
Penyelenggara mengungkapkan bahwa bahan daur ulang dan metode ramah lingkungan akan digunakan selama pembangunan, dengan klaim bahwa penggunaan Hidrotreated Vegetable Oil akan mengurangi emisi hingga 90% dibandingkan dengan bahan bakar tradisional.
Listrik yang digunakan untuk fasilitas konstruksi juga akan berasal dari sumber energi terbarukan.
Sirkuit Madring yang baru ini akan memiliki panjang 5,4 km, dengan 4,1 km melintasi area IFEMA dan sisanya mengelilingi jalan umum.
Ini menjadikan Madring serupa dengan Miami Autodrome, yang dibangun di sekitar Hard Rock Stadium di Florida.
Madrid akan menggantikan Barcelona sebagai tuan rumah Grand Prix Spanyol mulai 2026 sebagai bagian dari kesepakatan baru selama 10 tahun dengan F1.
Sirkuit de Barcelona-Catalunya memiliki kontrak dengan F1 untuk musim depan, namun balapan tidak akan berlangsung dengan nama Grand Prix Spanyol.
Sumber: CRASH

