Publisher Theme
Art is not a luxury, but a necessity.

Pemkot Serang Teken Kerja Sama Dengan POM Awasi Obat dan Makanan

0

Serang, Gelumpai.ID – Pemkot Serang dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Serang menekan kerja sama pengawasan obat dan makanan. Hal itu untuk meningkatkan pencegahan beredarnya obat ilegal dan makanan dengan bahan berbahaya.

Walikota Serang, Syafrudin, mengatakan bahwa Pemkot Serang sangat mengapresiasi Balai POM Serang yang telah menggandeng Pemkot Serang, untuk mencegah peredaran obat ilegal dan makanan bahan berbahaya.

“Kami telah menandatangani kerja sama antara Pemkot Serang dengan Balai POM Serang kaitannya tentang pengawasan obat dan makanan terpadu. Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Badan POM,” ujarnya usai penandatanganan, Rabu (7/4).

Dengan adanya penandatanganan kerja sama itu, Syafrudin menuturkan bahwa peningkatan pengawasan atas obat dan makanan akan semakin baik. Karena, dua instansi akan melakukan kerja-kerja pengawasan dengan koordinasi yang terarah.

“Artinya antara Badan POM dan Pemkot Serang harus benar-benar bertanggungjawab dalam mengawasi obat dan makanan yang ada di Kota Serang,” ungkapnya.

Penandatanganan tersebut juga menurutnya, lantaran di Kota Serang seringkali ditemukan adanya penjualan obat ilegal serta makanan dengan bahan berbahaya. Penjualan itu dilakukan pun dengan berbagai kedok.

“Di Kota Serang ini juga kan ada dengan kedok menjual kosmetik, namun ternyata menjual obat terlarang. Termasuk juga yang menjual jamu dan lain sebagainya,” terangnya.

Sedangkan untuk pengawasan makanan, Pemkot Serang dengan Balai POM akan memelototi jajanan yang ada di sekolah-sekolah maupun bahan makanan yang dijual di pasar.

“Makanan baik di sekolah maupun di pasar, itu juga kadang-kadang makanannya mengandung hal-hal lain yang membuat masyarakat tidak sehat. Maka dari iru dengan kesepakatan ini, Balai POM dan Pemkot Serang akan benar-benar mengawasi,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Balai POM Serang, Trikoranti Mustikawati, menuturkan bahwa pengawasan obat dan makanan merupakan pengawasan bersama, yang harus dilakukan oleh Badan POM dan pemerintah daerah.

“Kami disini bagaimana mencegah jangan sampai ada produk-produk makanan maupun obat yang dijual, ternyata masuk dalam produk yang ilegal. Termasuk ada juga program pangan jajanan anak usia sekolah dan pasar aman bebas bahan berbahaya,” ujarnya.

Dalam kerja sama yang dilakukan dengan Pemkot Serang tersebut, pihaknya juga akan menggelar program keamanan pangan desa. Program itu nantinya akan menggandeng seluruh unsur, termasuk masyarakat, agar dapat benar-benar menjaga keamanan pangan.

“Ini akan kami awali dari kegiatan terkait dengan gerakan keamanan pangan desa. Di sini kami membuat komunitas desa yang sadar akan keamanan pangan. Ini bukan hanya OPD saja, namun juga dari unsur masyarakat,” tandasnya. (RED)

Leave A Reply

Your email address will not be published.