“Sampai hari ini belum pernah ada keterangan resmi mengenai berapa jumlah sasaran penerima dan berapa nilai paket sembako per kepala. Ini penting untuk transparansi. Jangan sampai publik merasa ada yang disembunyikan dalam pelaksanaan program ini,” tegas Wahyu.
Pemuda Pemantau Kebijakan meminta agar program ini dievaluasi secara menyeluruh, termasuk transparansi anggaran dan kejelasan tupoksi pelaksana kegiatan, agar tidak menjadi ladang kepentingan yang jauh dari tujuan awal meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.

