Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Pep Guardiola Buka Suara Terkait Masa Depan Jack Grealish di Manchester City

Pep Guardiola Buka Suara Terkait Masa Depan Jack Grealish di Manchester City

Masa depan pemain sayap Manchester City, Jack Grealish, menjadi teka-teki usai dirinya tak dimainkan dalam laga final Piala FA melawan Crystal Palace. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Masa depan pemain sayap Manchester City, Jack Grealish, menjadi teka-teki usai dirinya tak dimainkan dalam laga final Piala FA melawan Crystal Palace. Manajer Manchester City, Pep Guardiola, akhirnya memberikan pernyataan terkait situasi pemain yang diboyong dengan harga fantastis 100 juta poundsterling empat tahun silam itu.

Guardiola menegaskan bahwa keputusan final mengenai masa depan Grealish akan diambil pada akhir musim ini. Pemain tim nasional Inggris berusia 29 tahun itu, yang sempat menjadi andalan dalam raihan treble Man City musim lalu, kini terlihat kehilangan tempat utama dan baru mencatatkan tujuh kali tampil sebagai starter di Liga Primer Inggris musim ini. Absennya Grealish di laga penting seperti final Piala FA memicu spekulasi kuat tentang kemungkinan dirinya angkat kaki dari Etihad Stadium pada bursa transfer mendatang.

Sang manajer menjelaskan bahwa diskusi mengenai masa depan Grealish akan melibatkan direktur sepak bola yang akan meninggalkan klub, Txiki Begiristain, serta penggantinya, Hugo Viana, dan juga agen sang pemain. Guardiola menekankan bahwa keputusan akhir akan menjadi kesepakatan bersama antara pihak-pihak terkait.

“Kami tidak berbicara, saya tidak berbicara dengannya. Orang-orang mungkin tidak percaya, tetapi hal-hal ini menjadi urusan agen, klub, dan Txiki, dan dalam kasus ini juga Hugo. Keduanya akan memutuskan. Apa yang akan terjadi, terjadilah, tetapi dia harus kembali untuk mulai mendapatkan menit bermain lagi,” ujar Guardiola dalam konferensi pers.

Guardiola mengakui bahwa Grealish, yang masih memiliki kontrak dua tahun bersama The Citizens, tentu merasa tidak puas dengan minimnya kesempatan bermain yang diberikan. Ia menyatakan bahwa rasa frustrasi karena kurangnya menit bermain adalah hal yang wajar bagi setiap pemain di tim mana pun.

“Ini bukan (hanya) Jack. Tidak ada satu pemain pun di ruang ganti saya, dan saya pikir semua ruang ganti di seluruh dunia, yang bahagia (ketika mereka) tidak bermain. Ketika tim menang dan terus menang, mereka harus mencari tahu bagaimana semuanya terjadi – tetapi mereka tidak bahagia,” kata Guardiola.

“Mereka di sini untuk bermain dan, ketika mereka tidak bermain, mereka tidak puas. Itu adalah posisi normal di semua klub,” tandasnya.

Di sisi lain, Guardiola memastikan bahwa Kevin De Bruyne akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini. Gelandang veteran asal Belgia itu akan melakoni laga kandang terakhirnya melawan Bournemouth. Guardiola mengakui bahwa menggantikan pemain sekaliber De Bruyne akan menjadi tugas yang sangat sulit, namun ia meyakini bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi sang pemain untuk mencari tantangan baru.