News
Beranda » News » Perang Baru dengan Chip, Indonesia Harus Siap!

Perang Baru dengan Chip, Indonesia Harus Siap!

1

GELUMPAI.ID – Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), baru-baru ini menyampaikan peringatan keras bahwa Indonesia sedang menghadapi sebuah “perang baru” yang jauh lebih berbeda dari sebelumnya—perang teknologi. Menurutnya, perang ini bukan soal senjata atau pertempuran fisik, melainkan terkait dengan pengembangan chip teknologi.

“Perang itu sekarang sudah berubah. Bukan perang tembak-tembakan, tapi perang chip,” jelas Luhut dalam sebuah acara di Jakarta, Rabu (15/1), merujuk pada peringatan dari anggota Dewan Penasehat DEN, Ray Dalio. Luhut mengungkapkan bahwa, jika Indonesia tidak bersiap dengan pengembangan teknologi chip, kita bisa tertinggal jauh di belakang negara lain yang telah berfokus pada pengembangan sektor ini.

Luhut menegaskan bahwa hampir semua negara kini berlomba-lomba membangun pabrik produksi chip mereka sendiri. Bila Indonesia tidak ikut serta, dampaknya bisa sangat besar. Bahkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura sudah mulai serius membangun ekosistem chip melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Negara tetangga seperti Johor, Malaysia, sudah menjadikan kawasan ekonomi khusus mereka untuk chip, mereka memberikan insentif lebih baik dari kita,” tutur Luhut. Padahal, Indonesia sudah memiliki KEK, tetapi menurutnya insentif yang diberikan masih kurang maksimal.

Menurut Luhut, untuk itu, ia sudah menginstruksikan kepada Kementerian Keuangan untuk memperbaiki insentif di kawasan tersebut, agar Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain yang sudah berinovasi lebih dulu. “Kadang kita berpikir harus untung-untung saja, padahal hidup ini nggak bisa cuma untung,” tandas Luhut.

Sumber: CNN INDONESIA