GELUMPAI.ID – Perang sarung yang dulu hanya dianggap sebagai permainan tradisional yang dilakukan remaja untuk bersenang-senang, kini telah berkembang menjadi aksi tawuran yang mengkhawatirkan.
Sebagaimana dilansir dari LambeTurah.co.id pada Kamis malam (13/3/2025), sekelompok remaja terlibat bentrokan di depan SMK PGRI, Jalan Halmahera, Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal.
Dalam sebuah video yang beredar, terlihat para pemuda saling serang tidak hanya dengan sarung yang digulung dan diikat seperti senjata, tetapi juga dengan melemparkan petasan ke arah lawan.
Keadaan ini semakin berbahaya karena petasan dapat menyebabkan cedera serius jika mengenai tubuh.
Fenomena perang sarung yang kini berubah menjadi tawuran ini membuat pihak kepolisian turun tangan. Aparat keamanan berusaha mencegah terjadinya korban jiwa akibat tindakan berbahaya ini.
Polisi juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi kegiatan anak-anak mereka, terutama pada malam hari. Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan indikasi tawuran di sekitar mereka.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa permainan yang semula bertujuan untuk hiburan dapat berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan. Pencegahan dari pihak berwenang dan kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini.

