News
Beranda » News » Polemik FKUB Kota Serang, Tokoh Muhammadiyah Ajak Dialog Kekeluargaan

Polemik FKUB Kota Serang, Tokoh Muhammadiyah Ajak Dialog Kekeluargaan

GELUMPAI.ID – Polemik di tubuh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang terus bergulir usai Ketua FKUB periode 2021–2026, Amas Tajudin, mengaku dikudeta oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi.

Pemicunya adalah pengukuhan pengurus baru FKUB periode 2025–2030 yang dipimpin oleh Matin Syarkowi, padahal masa jabatan Amas masih aktif hingga 2026.

Menanggapi polemik tersebut, Tokoh Muhammadiyah Kota Serang, H. Hamsin Syarbini, mendorong agar kedua belah pihak mengedepankan dialog kekeluargaan demi menyelesaikan permasalahan secara damai.

“Saya menyarankan kepada kedua teman saya. Baik Pak Amas maupun Pak Matin agar keduanya bisa membuka dialog atau diskusi kekeluargaan,” kata Hamsin, Rabu (6/8).

Menurutnya, sebagai sesama muslim, sangat memungkinkan bagi Amas dan Matin untuk duduk bersama dan mencari solusi terbaik.

“Mudah-mudahan, saya mewakili Muhammadiyah berkewajiban memberikan saran. Semoga terbuka peluang untuk kedua insan muslim dari kader kalangan NU untuk islah via diskusi,” jelasnya.

Hamsin juga menyoroti persoalan etik dalam pengukuhan pengurus FKUB yang baru. Meskipun secara formal Surat Keputusan Walikota tetap sah, ia menilai prosesnya sebaiknya dibicarakan bersama.

“Memang di sisi lain Pak Amas mendapatkan tugas dan pun Pak Matin juga mendapatkan tugas. Namun di sini, semoga kedua belah pihak bisa, secara hati terbuka mendiskusikan persoalan ini,” lanjutnya.

Ia pun berharap tidak ada tindakan saling menjatuhkan dan mengajak semua pihak untuk memperkuat satu sama lain.

“Agar jangan sampai kemudian ada tindakan-tindakan lain-lain. Harus saling memperkuat,” tandasnya.