GELUMPAI.ID — Iklan pop-up store NewJeans yang dipromosikan oleh Indomie tiba-tiba dihapus, meninggalkan para penggemar bertanya-tanya apakah acara tersebut akan tetap berlangsung.
Penghapusan iklan ini terjadi pada 26 April 2025, setelah Team Bunnies, komunitas penggemar yang mendukung NewJeans, mengumumkan pop-up store yang direncanakan akan berlangsung di Seoul dari 1 hingga 13 Mei 2025.
Acara pop-up yang diantisipasi ini dijadwalkan menampilkan merchandise resmi eksklusif bertema NJZ serta menawarkan berbagai rasa mi Indomie gratis untuk para penggemar. Selain itu, fans juga dapat memperoleh photocards edisi terbatas yang menampilkan anggota grup.
Layout dari pop-up store tersebut dirancang secara interaktif, dengan meja yang dibentuk menyerupai cup noodles, menciptakan pengalaman yang memadukan citra ikonik NewJeans dengan merek mi instan populer tersebut.
Photocards direncanakan akan dirilis dalam set koleksi berjumlah tujuh. Penggemar sangat antusias dengan kesempatan untuk mencoba berbagai rasa Indomie sekaligus berfoto dengan potongan gambar bertema NJZ dan memorabilia eksklusif acara.
Namun, meskipun ada kegembiraan awal tentang pop-up store tersebut, para penggemar cepat menyadari bahwa postingan Instagram resmi Indomie yang mempromosikan acara itu tiba-tiba dihapus.
Penghapusan mendadak ini memunculkan spekulasi bahwa Indomie mungkin telah menyadari kesalahan mereka karena bekerja dengan pihak ketiga untuk mengatur acara ini, tanpa berkoordinasi dengan ADOR, agensi resmi NewJeans.
Waktu pengumuman dan penghapusan tersebut semakin menambah kekhawatiran, mengingat NewJeans tengah terlibat dalam sengketa kontrak yang membatasi kemampuan mereka untuk mempromosikan atau berpartisipasi dalam acara tanpa keterlibatan agensi.
Menurut laporan dari Pinkvilla, putusan pengadilan baru-baru ini yang mendukung ADOR, yang melarang NewJeans terlibat dalam kegiatan promosi independen, semakin memperburuk ketidakpastian seputar pop-up store ini.
Netizen sudah mulai bertanya-tanya apakah ada anggota NewJeans yang akan hadir dalam acara tersebut, mengingat adanya pembatasan hukum yang berlaku saat ini. Kemungkinan para anggota hadir tampaknya tidak mungkin, terutama setelah ADOR menjelaskan bahwa kegiatan promosi harus mendapat izin terlebih dahulu dari agensi.

