News
Beranda » News » PPASDA Ungkap Indonesia Hadapi Krisis Sampah, TPA Overload dan Emisi Metana Mengancam

PPASDA Ungkap Indonesia Hadapi Krisis Sampah, TPA Overload dan Emisi Metana Mengancam

Direktur Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA), Muhammad Irvan Mahmud Asia.

Irvan mengutip data Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) yang mencatat terjadi kebakaran di 38 TPA sepanjang Januari 2024, sebagai bukti nyata dari buruknya pengelolaan limbah di Indonesia.

Selain dampak lingkungan, krisis sampah juga berpotensi menimbulkan penyakit menular di kawasan padat penduduk. Irvan menyebut, tumpukan sampah di kota-kota besar dapat menjadi sumber berbagai penyakit seperti diare, tifus, malaria, hingga infeksi kulit.

Ia juga mengingatkan bahwa sistem drainase di perkotaan mudah tersumbat oleh sampah, sehingga meningkatkan risiko banjir. Secara estetika, tumpukan sampah yang berserakan di ruang publik memperburuk wajah kota dan menurunkan kenyamanan warga.

“Jika wajah kota masih dipenuhi tumpukan sampah, maka sesungguhnya yang kotor bukan hanya lingkungan, melainkan cara berpikir dan tata kelola yang membiarkannya,” ujar Irvan.

Irvan menegaskan, akar persoalan terletak pada mindset pengelolaan sampah yang belum menjadikannya prioritas nasional.

Menurutnya, setiap tahapan mulai dari pengurangan, pemilahan, pengumpulan, hingga pemrosesan akhir, menunjukkan kelemahan struktural.

“Selama cara berpikir itu belum berubah, selama itu pula wajah kota-kota di Indonesia akan terus memantulkan rupa yang buruk,” tandasnya.

Laman: 1 2