News
Beranda » News » Prabowo Siap Tancap Gas Temui Trump Bahas Tarif

Prabowo Siap Tancap Gas Temui Trump Bahas Tarif

GELUMPAI.ID — Pemerintah Indonesia tengah mengupayakan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kebijakan tarif impor terbaru yang diumumkan AS.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut bahwa permohonan pertemuan telah diajukan jauh sebelum kebijakan tarif diumumkan.

“Kami sudah melayangkan permintaan pertemuan dengan presiden Trump itu beberapa waktu yang lalu jauh sebelum tarif dan tentu saja dalam kaitannya dengan hubungan bilateral antar kedua negara, sekarang ada perkembangan situasi yang kita lihat,” ujarnya kepada wartawan.

Sugiono menjelaskan, topik tarif kemungkinan besar akan menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan tersebut.

“Dengan perkembangan ini, saya kira itu juga pasti akan dibicarakan. Kita lihat saja nanti,” katanya.

Surat resmi permintaan pertemuan, lanjut Sugiono, telah dikirim sejak awal masa jabatan Trump.

“Sebelum ada [tarif Trump], sesaat setelah Presiden Trump dilantik waktu itu,” jelasnya.

Pemerintah Indonesia juga tengah menyiapkan tim diplomatik untuk berangkat ke Washington dalam waktu dekat.

Tim ini akan mengawal langsung upaya diplomasi dagang dan memperkuat posisi Indonesia dalam hubungan bilateral dengan AS.

Saat ditanya apakah sudah ada tanggapan dari Gedung Putih, Sugiono belum memberikan kepastian.

“Kalau sudah [ada jawaban dari Gedung Putih], nanti dikasih tahu,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan pemberlakuan tarif impor sebesar 10% untuk seluruh produk masuk ke AS.

Indonesia termasuk negara yang dikenakan bea masuk tinggi, yaitu 32%, sementara Vietnam dikenai tarif tertinggi sebesar 46%.

Kebijakan ini memicu gejolak di pasar global dan menimbulkan kekhawatiran soal dampak ekonomi di negara-negara mitra dagang utama AS.

Trump menyatakan bahwa kebijakan ini adalah bentuk “kemerdekaan ekonomi” AS dari sistem perdagangan global yang menurutnya tidak adil.

“Ini adalah deklarasi kemerdekaan kita,” ujar Trump di Rose Garden, Gedung Putih.

Sumber: BISNIS.com