GELUMPAI.ID – Seorang pria berinisial WA (25) di Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap oleh polisi setelah diduga menyekap istrinya, SI (24), selama berbulan-bulan hingga menyebabkan kematian.
Penangkapan tersebut dilakukan oleh aparat kepolisian yang kini sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono, mengonfirmasi peristiwa ini pada Selasa (28/1/2025). “Tersangka (WS) sudah kami tangkap,” katanya.
Namun, ia belum mengungkapkan informasi lebih detail mengenai perkembangan kasus ini dan menyebutkan bahwa akan ada pengumuman resmi yang disampaikan pada sore hari di Mapolrestabes Palembang.
“Iya nanti (akan kami) rilis sore (di Mapolrestabes Palembang), ya,” ujarnya, dikutip dari lambeturah.co.id.
WS dilaporkan menyekap istrinya, SI, yang mengakibatkan korban mengalami dehidrasi berat. Keluarga baru menyadari kondisi SI setelah tetangga membawanya ke Rumah Sakit Hermina Jakabaring.
“Keluarga dapat kabar bahwa adik kami dibawa ke rumah sakit dalam kondisi lemah. Saat kami ke sana, kondisi adik saya sudah tinggal kulit membalut tulang,” ungkap Purwanto (32), kakak korban.
Tragedi ini terungkap setelah Purwanto mendapat kabar dari tetangga bahwa adiknya dalam keadaan kritis. Ia pun bersama keluarga langsung menuju rumah SI, namun saat itu korban sudah dibawa ke rumah sakit.
“Kami pergi ke rumah sakit. Pilu rasanya kami melihat kondisi SI. Dia sangat kurus hanya kulit membalut tulang, rambutnya dipenuhi kutu hingga ke mata benar-benar sangat menyedihkan,” ungkapnya.
Kekejaman yang dilakukan WS terungkap ketika ia meminta tetangganya untuk memanggil bidan yang bisa memberikan infus kepada SI. Saat bidan tiba dan melihat kondisi korban, ia terkejut dan langsung berteriak, sementara WS hanya terdiam. Bidan lalu meminta bantuan RT dan istri RT untuk memeriksa kondisi SI.
Selama perawatan di IGD, SI sempat mengungkapkan bahwa suaminya telah menyiksanya. Namun, kondisi korban semakin memburuk, dan pada Rabu (22/1/2025), ia dipindahkan ke ruang ICU. Sayangnya, pada pukul 13.30 WIB, SI dinyatakan meninggal dunia.

