GELUMPAI.ID -Di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, nilai ekonomi ikan hias cupang mencapai Rp 180 miliar setiap tahunnya. Kabupaten Kediri kini fokus mengembangkan cupang sebagai komoditas perikanan, seiring dengan ikan jenis lain seperti koi dan lele.
Jumlah peternak ikan cupang di daerah ini telah mencapai ratusan, dengan sebagian besar menjadi pemasok di tingkat nasional. Dinas Perikanan Kabupaten Kediri melaporkan bahwa produksi ikan hias cupang terus menunjukkan peningkatan setiap tahun.
Pada tahun 2022, jumlah produksi mencapai 114.840 ekor, meningkat menjadi 118.575 ekor pada tahun 2023, dan diperkirakan mencapai 120.175 ekor pada tahun 2024.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, mengungkapkan bahwa produksi ikan hias cupang ini berkontribusi signifikan terhadap perputaran ekonomi di daerah tersebut.
“Nilai ekonomisnya mencapai kisaran Rp 180 miliar per tahun,” ujar Nur Hafid dikutip dari LambeTurah.co.id, pada Rabu (22/1/2025).
“juga memberikan fasilitasi bantuan berupa peralatan budidaya,” imbuhnya.
Ikhwan Faroji, seorang peternak cupang asal Kecamatan Kras, mengungkapkan bahwa dalam sebulan, ia bisa meraih omzet hingga Rp 70 juta dari hasil penjualan ikan hias cupangnya. Ia menjual ikan-ikan tersebut ke berbagai daerah, bahkan hingga mancanegara.
“Sebulan bisa sampai Rp 70 juta. Tapi itu kotor, belum kepotong modal maupun biaya lainnya,” tandasnya.

