Table of Contents−
Dalam protes yang berlangsung pada Desember, Baloch dan sejumlah perempuan lainnya ditempatkan di bawah pengawasan ketat. Bahkan, beberapa di antara mereka merasa bahwa pemakaian hijab atau niqab justru digunakan untuk menyerang martabat mereka, dengan menyinggung budaya dan kehormatan mereka.
Dikutip dari Reuters

