GELUMPAI.ID — Paris Saint-Germain mengamankan tiket ke final Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal 2-1 di Parc des Princes. Kemenangan ini memastikan skor agregat 3-1 untuk PSG.
Arsenal tampil agresif sejak awal pertandingan. Namun, kiper PSG, Gigi Donnarumma, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial.
Donnarumma mematahkan peluang emas Gabriel Martinelli. Ia juga menggagalkan tendangan keras Martin Odegaard dengan luar biasa.
Penyelamatan Donnarumma membuka jalan bagi gol pembuka PSG. Fabian Ruiz mencetak gol indah setelah mengelabui Martinelli.
Ruiz memanfaatkan ruang kosong dengan cerdik. Tendangannya tak mampu dihentikan kiper Arsenal, David Raya.
Dikutip dari Goal, PSG nyaris menggandakan keunggulan. Namun, Vitinha gagal mengeksekusi penalti dengan baik.
PSG akhirnya mencetak gol kedua melalui Achraf Hakimi. Ia melepaskan tendangan melengkung ke sudut bawah gawang Arsenal.
Arsenal memperkecil kedudukan lewat Bukayo Saka. Gol ini memanfaatkan kesalahan lini belakang PSG.
Meski demikian, PSG mampu bertahan hingga akhir laga. Mereka memastikan tempat di final melawan Inter Milan.
Pertandingan final akan digelar di Munich akhir bulan ini. PSG berambisi meraih trofi Liga Champions pertama mereka.
Donnarumma menjadi pahlawan kemenangan PSG. Penyelamatannya di momen krusial mengubah jalannya pertandingan.
Arsenal harus mengakui keunggulan PSG. Mereka gagal melaju ke final meski tampil penuh semangat.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, kecewa dengan hasil ini. Timnya menciptakan banyak peluang namun tak cukup tajam.
PSG menunjukkan kualitas mereka sebagai tim papan atas. Kombinasi pertahanan solid dan serangan efektif jadi kunci.
Luis Enrique, pelatih PSG, memuji performa anak asuhnya. Ia yakin timnya siap bersaing di final.
Kemenangan ini mempertegas ambisi PSG di Eropa. Mereka ingin mengakhiri musim dengan trofi bergengsi.
Arsenal kini harus fokus ke kompetisi domestik. Mereka bertekad bangkit dari kekalahan ini.
Pertarungan di final Liga Champions sangat dinantikan. PSG akan menghadapi Inter dalam laga yang diprediksi sengit.

