“Sulit juga saat akselerasi, di tengah tikungan, bahkan saat pindah arah motor sering sliding.”
“Kita lagi coba keras cari keseimbangan dan grip di belakang.”
Alex Rins, rekan satu timnya, mengalami tantangan berbeda di Austin.
“Awalnya aku lebih kesulitan di bagian depan daripada belakang,” ucap Rins.
“Aku lihat data Fabio dan dia ngerem lebih lambat dari aku. Tapi meniru setelannya susah karena gaya balap kami beda.”
Rins akhirnya ubah setup motornya cukup drastis jelang balapan.
“Hasilnya positif,” ungkapnya.
“Pelan-pelan aku mulai pulih, dan bisa finis di P11. Kita bakal terus kerja keras, semoga di Qatar bisa dapat feeling bagus.”
Jelang MotoGP Qatar akhir pekan ini, Miller menjadi pembalap Yamaha dengan posisi terbaik di klasemen, yakni peringkat sepuluh dunia.
Ia unggul tiga poin atas Quartararo.
“Dia balapan sangat bagus,” puji Quartararo soal performa Miller di COTA.
Sumber: CRASH

