GELUMPAI.ID — Fabio Quartararo tampil gemilang di MotoGP Spanyol akhir pekan lalu. Ia merebut pole position dan finis di podium.
Kinerja apik Quartararo jadi sorotan bagi Yamaha. Tim ini kesulitan bersaing sejak gelar juara Quartararo pada 2021.
Ducati mendominasi MotoGP dalam beberapa tahun terakhir. Namun, langkah Yamaha merekrut Max Bartolini dari Ducati mulai membuahkan hasil.
Bartolini kini menjabat sebagai direktur teknis Yamaha. Kehadirannya diyakini membawa rahasia teknologi Ducati.
Menurut laporan dari CRASH, Bartolini terlihat antusias menyaksikan Quartararo di Jerez. “Ia menghadapi tekanan besar, tapi tak goyah sama sekali,” kata Michael Laverty dari TNT Sports!
“Fabiano Sterlacchini dari Aprilia dan Bartolini berbagi momen hangat di Jerez. Mereka membawa rahasia Ducati ke tim baru,” tambah Laverty.
Aprilia juga mulai merasakan dampak positif. Fabiano Sterlacchini, eks teknisi Ducati, kini memperkuat tim mereka.
Jorge Martin, bintang baru Aprilia, diharapkan mendapat manfaat dari pengalaman Sterlacchini. Martin baru saja bergabung setelah cedera di musim lalu.
Quartararo mendapat pujian atas podiumnya di Jerez. Ia mampu meladeni Pecco Bagnaia dan Marc Marquez di awal balapan.
Bagnaia bahkan mengakui motor Yamaha lebih lambat dari Ducati. Namun, Quartararo tetap unggul berkat skill balapnya.
“Yang membuat perbedaan adalah pembalapnya,” ujar Neil Hodgson pasca-balapan. “Pembalap Yamaha berikutnya tertinggal 19,5 detik darinya!”
Quartararo bersiap tampil di Le Mans akhir pekan ini. Ia akan membawa upgrade menarik untuk motornya.
Yamaha tengah mengembangkan mesin V4 di belakang layar. Namun, fokus saat ini adalah meningkatkan mesin inline-4.
Quartararo mengklaim mesin barunya lebih bertenaga. Ini terbukti saat ia melesat ke posisi kedua di Jerez.
Kehadiran Bartolini dan Sterlacchini membawa angin segar. Yamaha dan Aprilia kini lebih kompetitif melawan Ducati.
Persaingan MotoGP 2025 diprediksi semakin sengit. Quartararo dan Martin jadi tumpuan tim masing-masing.

